Jakarta, Sumselupdate.com – Tiga kasus skimming atau pencurian data nasabah terjadi di Jakarta hingga bulan Maret 2018. Ketiga kasus tersebut terungkap berkat laporan sekuriti yang berjaga di sekitar mesin ATM.
Kasus pertama terjadi pada bulan Januari hingga Maret 2018 di sebuah bank swasta di Jakarta. Dari kasus ini diamankan tersangka berinisial AVH (37) warga negara Bulgaria yang berperan melakukan transaksi di ATM.
Kemudian GAZ (DPO) yang juga berasal dari Bulgaria berperan menyediakan alat skimmer dan kartu yang sudah diduplikat.
“Pada 31 Maret sekuriti bank melihat tersangka AVH masuk ATM Bank Swasta di Jakarta, namun di dalam ATM gerak-gerik tersangka mencurigakan. Sekuriti kemudian menghampiri, namun yang bersangkutan mencoba melarikan diri,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta.
Nico melanjutkan, kasus kedua terjadi pada 27 Maret. Kali ini kasus skimming menimpa nasabah Bank Mandiri. Dari kasus ini diamankan tersangka berinisial YMH (33) yang merupakan warga negara Taiwan.
Menurutnya, penangkapan tersangka ini terjadi Selasa (22/3) seorang sekuriti Bank Mandiri melihat tersangka YMH masuk ke ruang ATM Bank Swasta di Jakarta, namun di dalam ruang ATM gerak-gerik tersangka YMH mencurigakan.
“Sehingga dihampiri sekuriti Bank Mandiri. Pada saat dihampiri oleh sekuriti, tersangka berusaha melarikan diri. Selanjutnya tersangka YMH diamankan sekuriti selanjutnya diserahkan kepada polisi,” ujar Nico, seperti dikutip dari kompas.com. (pto)











