Sekdin Pendidikan OKI Tepis Isu Tak Sedap Menimpa Dirinya, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 26 Februari 2019
Gedung kantor Dinas Pendidikan Kabupaten OKI.

Kayuagung, Sumselupdate.com – Sekretaris Pendidikan (Sekdin) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Imam Tohari menegaskan dirinya bekerja sesuai koridor dan selalu mengingatkan bawahannya untuk mentaati aturan yang berlaku.

Imbauan ini disampaikan Imam Tohari lantaran akhir-akhir ini dirinya kerap mendapatkan isu yang tak sedap yang menuding melakukan penyimpangan.

Read More

“Saya tak habis pikir tentang fitnah yang menimpa saya. Lebih saya sesalkan lagi tudingan yang dialamatkan kepada diri saya sangat tidak berimbang dan tidak adanya konfirmasi kepada saya,” ujar Imam Tohari,
saat berbincang dengan media ini, Selasa (26/2/2019).

Imam Tohari menjelaskan tugas dan fungsinya sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdin) Kabupaten OKI.

Di mana salah satunya dirinya kerap mendapatkan tugas atau mandat untuk mewakili Kepala Dinas Pendidikan OKI, jika Kepala Dinas berhalangan atau adanya dinas luar.

“Anehnya saat saya mendapatkan tugas tersebut, kerap mendapatkan isu  tak sedap yang menurut saya tak masuk akal,” cetusnya.

Dia mencontohkan saat membuka kegiatan pelatihan pengembangan  diri dalam Bidang Matematika, mewakili Kepala Dinas Pendidikan OKI.

“Setelah saya membuka kegiatan saya dituduh mengakomodir kegiatan, ini sangat tidak benar,” ucapnya.

Imam Tohari menegaskan untuk kegiatan itu ada bidangnya masing-masing.  “Dan saya tidak akan ikut campur, karena saya tahu itu bukan koridor saya,” paparnya.

Imam Tohari juga mengungkapkan dirinya juga pernah dituding mengakomodir pembelian buku. Hal ini pun, kata dia, tidak benar adanya.

“Saat itu, kepala sekolah tengah bingung dalam pembelian buku. Kita pun rapatkan bersama kepala dinas dan kita sudah tegaskan untuk pembelian buku sesuai aturan yang berlaku dan tidak melanggarnya. Namun lagi-lagi, isu tak sedap kerap dialamatkan kepada diri saya,” katanya.

Oleh sebab itu, Imam Tohari mengimbau kepada semua pihak jika memang ada hal yang dianggap terjadi kesalahpahaman terhadap tugas atau apapun yang ada kaitan dengan pekerjaan di Dinas Pendidikan OKI, untuk segera melakukan kross cek kepada dirinya.

“Silahkan konfirmasi dan kita akan lakukan penjelasan. Sebab kami di Dinas Pendidikan OKI, saat ini tengah fokus untuk peningkatan mutu pendidikan,” katanya. (ban)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts