PALI, Sumselupdate.com – Dalam satu hari sedikitnya dua warga yang berbeda domisili menjadi korban amukan anjing gila di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, tepatnya di Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya dan Desa Simpang Tais.
Akibatnya, kedua korban harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan, pada Selasa (18/10/2016) sore. Salah satunya, Miul (6) bocah laki-laki yang berasal dari Dusun II, Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi.
Buah hati dari pasangan Subayadi dan Husna tersebut mengalami tiga luka robek di bagian pipi kiri wajah akibat digigit anjing gila tersebut.
“Lagi maen samo kawan-kawan. Kami dak tahu kalau anjing itu gilo, kami maen cak biaso bae. Terus anjing itu langsung ngejer kami, dan gigit aku. Denger aku jerit, warga sekitar langsung nolong aku,” cerita Miul kepada sejumlah media, Rabu (19/10/2016).
Sejauh ini, warga belum mengetahui asal usul anjing tersebut dan warga mendug, sebelum menyerang Miul, anjing gila tersebut sempat menyerang seorang warga di Simpang Raja.
“Paginya ada juga warga digigit oleh anjing yang sama persis seperti anjing ini,” tutur Saipul seraya menunjuk kearah anjing yang sudah mati akibat dipukul warga itu.
Ditambahkan Wawan (40) warga Simpang Raja kelurahan Handayani Mulya mengakui sebelum Miul digigit ada juga seorang tetangganya terlebih dahulu diserang oleh anjing tersebut, namun tidak separah apa yang dialami Miul.
“Tetangga saya pagi tadi juga digigit anjing, kurasa anjing yang sama karena mirip warnanya, memang setelah mengigit tetangga saya anjing itu berlari ke arah desa simpang tais,” terang Wawan.
Sedangkan anjing berwarna kemerahan itu akhirnya mati dipukuli warga secara bersama-sama setelah menyerang Miul. “Kami harap instansi terkait membasmi anjing liar, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Wawan. (adj)











