Sebelum Lakalantas Beruntun di Puncak Terjadi, Penumpang Bus Panik Mengetahui Rem Blong

Minggu, 30 April 2017
Salah satu mobil yang terlibat tabrakan beruntun di di Jalan Raya Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabuaten Cianjur, Jawa Barat, penyok habis, Minggu (30/4/2017).

Cianjur, Sumselupdate.com – Kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabuaten Cianjur, Jawa Barat pada pukul 11.00, Minggu (30/4/2017), meninggalkan cerita tersendiri.

Para penumpang bus disebut mengalami kepanikan sesaat sebelum kecelakaan terjadi. Penumpang bus itu sebelumnya mengetahui bahwa rem tidak berfungsi dari sopir ketika melalui jalur Puncak Cianjur.

Read More

”Penumpang di dalam bus semua panik,” terang Jonson Nainggolan (40) salah seorang penumpang bus yang merupakan rombongan petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) pilkada DKI Jakarta seperti dikutip republika.online .

Pada saat di dalam bus, Jonson Nainggolan duduk di deretan bangku kedua dari belakang bus.

Menurut Jonson, beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi, sopir bus memberitahukan bahwa rem kendaraan tidak berfungsi (blong). Hal itu terang dia menyebabkan semua penumpang di dalam bus mengalami kepanikan.

Awalnya ungkap Jonson, sopir berupaya memainkan kopling untuk menahan laju bus. Namun kata dia kecepatan bus tidak terbendung dan akhirnya menabrak kendaraan lainnya dari arah berlawanan.

”Pada detik-detik terakhir penumpang di deret pertama meminta penumpang ke belakang bus,” terang Jonson. Selanjutnya ia mengaku sudah tidak sadarkan diri dan terbangun ketika bus sudah terbalik.

Beruntung kata Jonson, warga di sekitar lokasi kejadian berdatangan untuk memberikan pertolongan. Pada saat bus terbalik Jonson sempat terjepit kursi dan badan penumpang yang lain.

Agus Purwianto (46), penumpang bus lainnya mengatakan sebelum bus kecelakaan ia sempat berdiri dari kursinya.

“Ketika bus terbalik tangan saya sobek dan diikat dengan gorden jendela bus,” imbuh dia.

Menurut Agus, selepas kejadian ia berupaya memberikan pertolongan ke penumpang bus lainnya yang mengalami luka-luka.

Data yang dihimpun menyebutkan empat orang penumpang bus meninggal dunia dalam musibah tersebut.

Ke empat penumpang itu yakni Mimi (32), Suyatna (55), Sudinar, dan Wargiun. Selain itu sopir bus pariwisata itu pun meninggal dunia.Total korban meninggal tercatat 11 orang, 42 orang mengalami luka ringan, dan 5 orang luka berat. (hyd)

 

Kronologi Lakalantas dari pihak kepolisian dan warga yang berhasil dihimpun detikcom:

 

Pukul 07.00 WIB

Bus Kitrans bernomor polisi B 7058 BGA berangkat dari Jakarta dengan tujuan Taman Bunga Cibodas, Cianjur.

Pukul 09.30 WIB

Bus Kitrans masuk ke arah Puncak Dengan Tujuan Cianjur, menurut keterangan Kasatlantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakasa arus lalu lintas saat itu sedang diberlakukan One Way arah Cianjur, sementara arah sebaliknya sedang ditutup.

Pukul 10.25 WIB

Bus melintasi perbatasan Bogor-Cianjur, saat itu kondektur bus memberi peringatan melalui jendela kepada pengendara di depannya jika rem bus mengalami blong.

Pukul 10.30 WIB

Bus zigzag dan menabrak 10 kendaraan yang ada di depannya. Setelah itu bus oleng dan menyeret beberapa kendaraan dari arah berlawanan (yang tengah menunggu one way) hingga masuk jurang.

“Rem blong dan kondisi mobil mesin mati sesampainya di tikungan rumah makan Bumi Aki kondisi jalan turun dan tikungan tajam sehingga lepas kendali dan menabrak mobil yang sedang macet dari Cianjur menuju Bogor, Bus Kitrans dua unit mobil Avanza Nopol B 1608 BKV, B 1087 BIQ dan 6 unit motor masuk ke Jurang, setelah terlebih dahulu mobil bus menabrak warung kopi milik Subarna (35 th),” terang AKP Erik Bangun Prakasa.

Pukul 10.35 WIB

Anggota polisi yang sedang mengatur kemacetan tidak jauh dari lokasi langsung melakukan evakuasi dibantu warga setempat.

Pukul 11.05 WIB

Proses evakuasi korban selesai dan dilanjut dengan evakuasi kendaraan.

Pukul 15.00 WIB

Jumlah korban dan identitas korban berhasil di identifikasi.

 

Pukul 17.00 WIB

Polisi dari Polres Cianjur dan Ditlantas Polda Jabar melakukan olah TKP.

Pukul 19.00 WIB

Data korban jiwa sementara dikeluarkan. 11 orang meninggal dunia, 42 orang mengalami luka ringan dan 5 orang luka berat.

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts