Satu Komplotan Perampok Antar Kabupaten Tewas Didor

Press release ungkap kasus perampokan lintas kabupaten/kota.

Laporan: Edi Setiawan

Sekayu, Sumselupdate.com – Satu satu komplotan spesialis perampok antar-kabupaten antar-provinsi, tewas dalam penggerebekan gabungan Tim Srigala Polres Muba dan Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin. Rabu, (11/11/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan dipimpin langsung Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK.

Dalam press realese, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK mengatakan, tersangka yang diambil tindakan tegas itu adalah Adi Supriono alias Adi alias Ilin (41), warga Dusun Way Kawat, RT 09, RW 04, Desa Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan–Lampung.

Pelaku tercatat telah tiga kali melakukan aksi perampokan di wilayah Muba di antaranya sektor Bayung Lencir pada tanggal 29 September 2012, wilayah Plakat Tinggi pada tanggal 1 Maret 2010, dan Selasa 11 September 2012.

Sedangkan wilayah hukum Polres OKU Timur di Sektor Belitang pada tanggal 7 Juni 2016.

“Pelaku ini, sering berpindah tempat dan berganti nama setiap kita hendak melakukan penangkapan. Pelaku ini spesialis perampok bos–bos yang baru dapat uang. Seperti bos wallet,” kata AKBP Erlin Tangjaya, Kamis (12/11/2020).

Kapolres Muba ini mengatakan,  untuk wilayah Muba terakhir pelaku Adi Supriono Cs ini  melakukan curas pada Selasa (11/9/2012) sekitar pukul 01.00 WIB.

“Pelaku Adi Supriono bersama Gondes alias Masno (tertangkap), Andi (tertangkap), JB (DPO), GB (DPO), ND (DPO), GW (DPO), NI (DPO) dan 4 (empat) pelaku lainnya (DPO) menggunakan enam unit sepeda motor mendatangi dan melakukan pencurian dengan kekerasan di rumah korban Jasri di Trans A5 Dusun II  Desa Sidomulyo, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Muba  dengan modus memecahkan jendela kaca lalu merusak teralis besi dan merusak serta mencongkel pintu rumah korban,” ungkap AKBP Erlin Tangjaya.

Kemudian Adi Supriono dan pelaku lainnya melumpuhkan korban Jasri, Karsih (isteri Jasri) dan dua anak korban lalu mengikat korban menggunakan tali rapia.

Barang-barang berharga berupa kalung emas, gelang emas, cincin emas serta uang tunai sebesar Rp 40 juta rupiah dirampas secara paksa.

Di saat bersamaan teman pelaku Supri juga melakukan pencurian dengan kekerasan di rumah sebelah tetangga korban Jasri bernama Simon dan berhasil mengambil uang sebesar Rp65 juta serta mengambil paksa satu unit sepeda motor merk Yamaha jenis Jupiter Z milk korban Simson.

Selanjutnya pelaku Adi Supriono dan pelaku lainnya melarikan diri. Untuk kerugian korban, ditaksir sebanyak Rp 145 juta rupiah.

“Untuk DPO yang belum tertangkap masih terus kita kejar, rata–rata kerugian para korban di atas Rp200 juta. Rencana mereka dalam waktu dekat ini hendak kembali melakukan perampokan di wilayah Sungai Lilin dan Bayung Lencir. Namun kita sudah mencium-nya sehingga satu pelaku kita grebek,” ujarnya AKBP Erlin Tangjaya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.