Satu Buronan Perampok Toko Sinar Mas Tumbang Dipelor Aparat

Kamis, 20 September 2018
Usman diamankan di Polresta Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Sekian lama dicari polisi, akhirnya salah satu pelaku pembobolan Toko Sinas Mas Kelurahan 17 Ilir pada Minggu (9/9) lalu dilumpuhkan dengan timah panas anggota Tekab dan Unit Pidum Polresta Palembang, Kamis (20/9/2018).

Usai mendapat pengobatan, tersangka Usman (43) digelandang ke Polresta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepada petugas, tersangka mengaku dikasih satu gelang emas oleh temannya, Man Be’ (DPO), hanya menemani nya menuju kawasan Kelurahan 11 Ulu.

Read More

“Saya tidak ikut merampok itu. Memang saat kejadian, saya disana dan mendengar keributan. Saya pikir hanya berkelahi, lalu Man Be’ mengajak saya naik ojek dan perahu ketek ke arah 11 Ulu,” tuturnya.

“Disana saya diberi satu gelang,” jelas tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Panca Usaha Lorong Palopa Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I ini.

Ditambahkan buruh panggul pasar 16 Ilir ini, sempat melihat tangan Man Be’ terluka.  “Dia bilang tangannya terluka, habis berkelahi. Saya mau saja menemani nya, saya pikir dia jujur. Gelang itu ke Yuni (43), karena saya sering pinjam uang dengan dia,” paparnya.

Yuni (43) ketika diwawancarai, mengakui kalau gelang emas yang dititipkan Usman sudah dipindah tangan kan kepada keponakannya, Tini.

“Saya dan dia memang tetangga. Dia baru empat bulan tinggal disana. Dia memang sering meminjam uang, tapi belum pernah mengembalikan. Dia menitipkan gelang itu sebagai jaminan,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Pidum Iptu Tohirin membenarkan penangkapan tersangka.

“Tersangka terpaksa kita lumpuhkan, karena mencoba melawan saat ditangkap. Kini kami masih terus kembangkan kasusnya dan memburu pelaku lainnya yang masih buron,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Toko Sinar Mas, Jalan Segaran Nomor 164 Kelurahan 17 Ilir, Minggu (9/9) dirampok dua pelaku yang membawa kabur tujuh suku emas, sehingga pemilik toko, Djuliono (69) mengalami kerugian Rp30 juta. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts