Salah Paham Ribut Main Bola, Kaki Pemuda di Mura Ditebas Parang

Korban Defri Kurnia mengalami luka bacok di betis kiri lantaran salah paham saat melerai pemain sepak bola yang tengah ribut dan selisih paham.

Laporan: Marwan Ashari

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Diduga salah paham saat melerai pemain sepak bola yang tengah ribut dan selisih paham, Ricko Harika Sandi (27), warga Desa Srimulyo, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas (Mura) nekat membacok Defri Kurnia (19), warga Dusun Srigino, Kecamatan STL Ulu Terawas.

Read More

Aksi pembacokan  hingga korban terkapar berpeluh darah, dilakukan pelaku lantaran terdesak dikejar massa sampai ke rumah. Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka bacok di bagian kaki sebelah kiri.

Untuk mempertanggungkan perbuatan tersebut, Ricko Harika Sandi langsung diamankan anggota Polsek Terawas pada Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku Ricko Harika Sandi saat diamankan di Mapolres Mura.

Informasi dihimpun di lapangan, peristiwa penganiayaan terjadi pada Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Sirmulyo, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Mura.

Peristiwa berdarah tersebut berawal dari keributan di lapangan sepak bola antar-pemain.

Kemudian, pelaku melerai keributan tersebut dan ketika itu massa mengejar sampai ke perkarangan rumah pelaku.

Usai masuk ke dalam rumah, pelaku mengambil satu bilah parang yang berada di dapur rumah dengan panjang 40 sentimeter.

Kemudian, pelaku keluar rumah, langsung membacok salah satu massa yang terdekat.

Akibat peristiwa penganiayaan tersebut, korban mengalami luka bacok pada kaki bagian betis kiri korban.

Usai membacok, pelaku kembali masuk ke dalam rumah hingga massa melakukan pengepungan.

Beruntung, tidak lama kemudian datang petugas Polsek Terawas untuk mengamankan pelaku.

Kapolres Mura AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad Hidayat SH membenarkan penangkapan pelaku. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.