Saat Rumah Sepi, Bocah Tetangga Dicabuli Berkali-kali

Kamelia, tersangka pencabulan bocah ingusan diamankan di Polsek Gelumbang.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Sungguh biadab apa yang dilakukan Kamelia (40), warga Desa Gaung Telang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten  Muaraenim.

Lelaki beristri ini tega mencabuli bocah berusia 9 tahun, sebut saja Kuntum yang masih tetangganya hingga berkali-kali.

Bacaan Lainnya

Aksi pelaku yang dilakukan kurun waktu Februari, Mei hingga Juli 2016 akhirnya terbongkar menyusul adanya laporkan orangtua korban bernama Purwantoto (39) ke ke Polsek Gelumbang pada 20 September 2016.

Berbekal laporan tersebut, tersangka dibekuk petugas Polsek Gelumbang pimpinan AKP Robi Sughara SH di rumahnya, Selasa (20/9), sekitar pukul 21.00.

Dari pengakuan tersangka, pencabulan itu dilakukan pelaku  sebanyak empat kali. Tiga kali dilakukan di rumahnya dan satu kali di rumah korban.

Perbuatan tidak senonoh itu dilakukannya pada saat rumahnya sedang sepi. Saat pertama kali melakukannya, istri pelaku sedang berdagang di pasar kalangan yang letaknya tidak begitu jauh dari rumahnya.

Setelah melakukan pencabulan, pelaku memberi korban uang sebesar Rp2 ribu untuk tutup mulut.

Karena merasa aman, ternyata pelaku menjadi ketagihan, sehingga mengulangi perbuatannya. Terakhir kali perbuatan itu dilakukan pada pekan lalu.

Usai melakukan pencabulan, pelaku memberi korban uang sebesar Rp5 ribu. Ternyata korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya, sebab korban merasa kesakitan pada alat vitalnya.

Mendapatkan penjelasan dari anaknya, membuat orang tuanya terkejut bukan kepalang. Dia pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Gelumbang.

Kapolres Muaraenim, AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Gelumbang AKP Robi Sugara dan Kasubag Humas, AKP Arsyad, Rabu (21/9/2016), mengaku, sudah mengamankan pelaku dan dijerat pasal 82 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. (pri)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.