Baturaja, Sumselupdate.com – Unjuk rasa ribuan karyawan PT Mitra Ogan yang mengadukan belum dibayarnya gaji mereka ke Pemkab OKU baru-baru ini, dinilai bukan sebuah langkah yang tepat. Sebab, Mitra Ogan tidak ada kaitannya dengan pemerintah daerah.
Hal ini disampaikan langsung oleh Plt Dirut Mitra Ogan, Novinsa Indra usai melakukan pertemuan dengan bupati di kantor Pemkab OKU, Kmais (11/4/2019).
Novinsa sendiri mengaku bingung dengan langkah yang dilakukan ribuan karyawannya ke pemkab. Sebab pemkab tidak punya kaitan dengan Mitra Ogan, lantaran perusahaan ini adalah bukan BUMN atau BUMD.
Dirinya meyakinkan, bahwa pihak manajemen termasuk pemegang saham, tidak berhenti berbuat yang terbaik dan memikirkan bagaimana caranya agar Mitra Ogan ini bisa bangkit lagi.
Untuk itu, dirinya meminta para karyawan Mitra Ogan untuk dapat terus bersabar dan memahami kondisi sulit yang sedang dialami perusahaan.
“Jika Mitra Ogan terus bergejolak, kondisi tentu ini akan menurunkan keyakinan para investor di luar sana,” terang Novinsa.
Meskipun kondisi Mitra Ogan saat ini sedang di ujung tanduk, Plt Dirut Mitra Ogan meyakinkan tidak ada pemutusan hubungan kerja bagi para karyawan. Pihaknya juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi. (wid)











