Rawan Aksi Kejahatan, Desa Jerambah Besi Butuh Pos Polisi

Kamis, 29 Maret 2018
Ilustrasi

PALI, Sumselupdate.com – Terkait maraknya tindak kriminal dan penodongan sepeda motor alias begal di Desa Jerambah Besi, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengundang keprihatinan sejumlah tokoh masyarakat PALI.

Seperti yang diutarakan oleh Irwan, ST, anggota DPRD PALI. Ia menilai kondisi di jalan Desa Jerambah Besi sudah sangat mendesak, karena sangat membahayakan warga PALI.

Read More

“Apalagi kami dengar dari salah satu petani karet di sana, satu minggu ini sudah tiga kali ada kejadian begal di sana, terus jedolan karet warga juga dicuri. Ini bukti bahwa kondisi sudah sangat membahayakan warga, petani karet pun menjadi tidak nyaman untuk menyadap karet karena dihantui rasa takut akan ancaman begal yang tidak menutup kemungkinan bisa membahayakan nyawa mereka,” terang politisi Partai Golkar itu.

Atas kondisi tersebut, Irwan menilai sudah sangat dibutuhkan adanya pos polisi di areal tersebut.

“Jelas itu, pos polisi sudah sangat dibutuhkan disana. Untuk itu, kepada pihak kepolisian untuk serius dalam menangani kasus begal tersebut. Kalau bisa, dalam waktu dekat sudah ada pos polisi disana. Dengan begitu, bisa meminimalisir tindak kriminal yang sudah sangat meresahkan warga,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Rabu (28/3) sekitar pukul 17.00 di Desa Jerambah Besi tepatnya di Jalan Kukui, satu kilometer dari jalan poros Desa Jerambah Besi telah terjadi tindakan begal oleh empat orang bertopeng yang menggunakan senjata api dan sajam.

Akibat dari peristiwa tersebut, Wawan (31) petani karet asal Desa Muara Sungai, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI mengalami luka serius di bagian jari tangan kiri dan kaki kirinya serta harus menjalani operasi di RSUD Kabupaten PALI.

Dari kejadian itu pula, masyarakat semakin menjadi was-was ketika melintasi jalan pintas yang menghubungkan Simpang Raja – Simpang Rasau itu.

“Iyo dek, kami selalu was-was kalau lewat arah sana. Paling tidak, kami konvoi dua motor kalau lewat. Kalu saty motor, kami lebih baik lewat Desa Talang Bulang,” ungkap Sairin (46) warga Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts