Baturaja, Sumselupdate.com – Terkait adanya rotasi 112 kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang dilakukan beberapa hari lalu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) OKU, H Achmad Tarmizi meminta agar hal itu jangan dibesar-besarkan.
Pasalnya, rotasi tersebut dilakukan untuk penyegaran dan promosi jabatan, serta dijamin tidak ada unsur politiknya.
“Tidak ada yang namanya korban Pilkada itu. Saya jamin itu. Apalagi proses Pilkada nya sudah berlangsung lama seperti di OKU sekarang ini. Jadi rotasi 112 Kepsek ini murni untuk penyegaran dan promosi jabatan,” tegas Tarmizi, saat dibincangi usai acara silaturahmi dengan anggota Dharma Wanita Persatuan Disdik OKU.
Tarmizi mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan. Bahkan sebagai Kadisdik OKU, ia mengaku bisa saja dicopot dari jabatannya kalau sudah dianggap tidak loyal lagi dengan pimpinan.
Sebaliknya jika kinerja dan loyalitas kepada pimpinan dianggap semakin baik, maka lanjut Tarmizi, bisa saja kelak ia akan dipercaya menjabat posisi yang lebih tinggi.
“Jadi tidak usah ribut-ribut soal jabatan. Apalagi sampai harus bermusuh-musuhan antara satu dengan lainnya. Bekerja lah sebaik mungkin dengan ikhlas, maka jika memang layak jabatan itu akan menghampiri kita sendiri,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdik OKU, Hj Asnilawati SE menjelaskan, total jumlah Kepsek yang dirotasi beberapa waktu lalu adalah 112 orang.
Adapun rinciannya sebanyak 100 orang merupakan Kepsek SD dan 12 orang Kepsek SMP. “Dari jumlah itu untuk SD ada 42 orang habis masa jabatannya, sehingga harus diganti dengan yang baru. Sedangkan SMP ada dua orang yang habis masa jabatan,” tandasnya. (wid)











