Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal Diamankan dari Bus Wisata di Jalan Soekarno-Hatta Palembang  

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Barly Ramadhani melalui Kasubdit 4 Kompol Hadi Saeffudin saat press realese ungkap kasus penangkapan puluhan ribu bungkus rokok ilegal, Senin (22/11/2021).

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 86.750 bungkus rokok tanpa bea cukai siap edar berhasil diamankan unit 4 subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel saat hendak beralih angkutan di wilayah hukum Polda Sumsel.

Read More

Barang bukti rokok tanpa bea cukai dengan empat merk sebanyak 1.735.000 batang tersebut, diamankan dari dalam bagasi salah satu bus yang sedang parkir di loket Triadi Satrio Wisata tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta Palembang, Kamis (18/11/2021) pagi.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Barly Ramadhani melalui Kasubdit 4 Kompol Hadi Saeffudin menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari pihaknya menerima laporan terdapat satu unit mobil Toyota Hiace asal Madura, Jawa Timur menuju Pangkalan Kerinci, Riau yang tengah melintasi Kota Palembang membawa ribuan bungkus rokok ilegal.

“Mendapatkan laporan tersebut kita langsung melakukan penyelidikan dan penyekatan pada Kamis (18/11) di sejumlah jalan yang di masuki kendaraan lain dari luar,” ujarnya, Senin (22/11/2021).

Dikatakan Kombes Hadi, dengan modus ingin mengelabui petugas, setibanya di Palembang rokok ilegal tersebut langsung dipindahkan ke dalam bus wisata ‘Bintang Bali’ dengan nomor polisi AB 7952 JN.

“Pemindahakan barang tersebut untuk mengelabui dengan cara memindahkan barang-barang tersebut ke mobil lain,” katanya.

Namun sayangnya, penyergapan jutaan batang rokok tersebut nihil tersangka. Kombes Pol Hadi mengatakan, tersangka masih dalam penyelidikan.

“Masih dalam pengejaran, karena hanya ditemukan barang bukti saja,” bebernya.

Tidak hanya mengamankan barang bukti rokok ilegal, namun petugas juga menagamankan bus pariwisata Bintang Bali bernomor polisi AB 7952 JN, rokok ilegal dengan merk R ONE sebanyak 46.850 bungkus, MX BOLD sebanyak 12.200 bungkus, dan VIOS sebanyak 15.800 bungkus serta ESJE sejumlah 11.900 bungkus.

Pasal yang dilanggar yakni Pasal 54 dan Pasal 29 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 tahun 1995 tentang cukai.

Dengan ancaman penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun dan atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.