Puluhan Preman Digulung Polisi dari Jalanan

Rabu, 22 November 2017

Palembang, Sumselupdate.com – Operasi premanisme yang digelar Subdit III Polda Sumsel, dipimpin AKBP Erlintang Jaya SIK MH, di 5 titik diantaranya di Jalan A Rivai dan Pasar Sako. Hasilnya mengamankan sebanyak 46 preman jalanan yang kemudian digelandang ke Polda Sumsel untuk didata dan diperiksa lebih lanjut.

M Nari (19) salah seorang pria yang diamankan mengatakan baru sebulan belakangan ia bekerja sebagai juru parkir di Pasar Perumnas-Sako. “Saya jaga parkir di samping BRI Sako, dengan sistem gaji, kadang dapat Rp25 ribu sehari, uang disetor lagi sama Andri, terus disetorkan lagi ke Boncel” ungkapnya.

Read More

Pemuda lajang ini juga mengatakan, ini kali keduanya berurusan dengan polisi. “Pernah sebelumnya saya ditahan di tahun 2017, itu kasus narkoba juga di Polda, cuma 3 hari,” ujarnya pria yang bertelanjang dada ini.

Satu lagi seorang preman diamankan, tampak paling sanggar, dengan sekujur tubuh dibalut tato sanggar ini, adalah Mamat (37), ia sedikit nya sudah 9 kali keluar masuk penjara, dan terakhir mendekam di Lapas Pakjo Palembang.

Mamat pun langsung jadi ketua para preman yang diamankan untuk berteriak yel-yel “Sumsel Aman, Asean Games Lancar” selanjutnya mereka menyakinkan lagu Indonesia Raya, terlihat kompak dan bersemangat. “Ini merupakan hasil razia premanisme jelang akhir tahun. Cipta kondisi jelang perayaan dari perayaan natal tahun baru. Dibutuhkan situasi yang kondusi Kamtibmas,” ungkap Erlintang.

Ada pun para premanisme tersebut diantaranya, Ilham Efendi diamankan di TPA Sungai Musi 2, Jalal Juntak diamankan di Terminal Perumnas dan Hendri Apriansyah diamankan di TPA Sungai Musi 2. Lalu Ahmad Kosasih diamankan di RS Benteng BKB, Deli Pratama di Jalan Merdeka. M Fuari, diciduk di Pasar Perumnas, Herdianto di Jalan Merdeka. Hendri diamankan di Monpera, serta Muslim juga di Pasar Perumnas.

Selain operasi premanisme, ada beberapa operasi telah dilakukan oleh pihak Polda Sumsel, seperti dari Operasi Sapu Jagad, Operasi Zebra. “Dari di wilayah Palembang hari ini kita mendapatkan di 5 lokasi sebanyak 46 preman ini banyak diantaranya dan sebagian besar adalah residivis, atau pelaku kejahatan,” katanya.

Bagi mereka yang kedapatan atau terjaring, kita daftarkan dan kita foto diambil sidik jari nya serta diperiksa. “Kalau tidak ada indikasi melakukan kejahatan akan kita lepas tapi kalau melakukan indikasi ada indikasi melakukan kejahatan akan kita sidik lebih lanjut.

Namun bila tidak, kita lepas dan sebagai upaya pencegahan supaya tidak terjadi tindak kriminalitas kedepannya,” tukas Erlintang Jaya Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts