Pulang dari Palembang dan Lahat, Tenaga Kesehatan yang Bertugas di RSUD PALI Positif Corona

Kamis, 4 Juni 2020
Petugas sesaat memeriksa pasien tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 untuk diisolasi di RSUD PALI, Kamis (4/6/2020).

PALI, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merawat satu pasien import positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) asal Kabupaten Lahat, Kamis (4/6/2020).

Pasien seorang perempuan berusia 26 tahun tersebut merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PALI, yang merupakan warga Lahat.

Read More

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten PALI, dr Zamir Alvi, SHm MHKes mengatakan, pasien positif tersebut saat ini telah diisolasi di RSUD PALI setelah pada Rabu (3/6/2020) malam dinyatakan positif dari hasil swab test dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.

“BBLK merilis pada kemarin malam dan yang bersangkutan langsung kita lakukan isolasi di RSUD PALI. Meski yang bersangkutan merupakan pegawai di PALI, tetapi data pasien positif Covid-19 dirilis sebagai kasus Kabupaten Lahat, karena berdomisili di sana,” jelas dr Zamir, Kamis (4/6/2020).

Selain itu, lanjut dr Zamir, dari riwayat perjalanan, bahwa pasien tersebut telah bepergian sejak bulan Ramadhan dan diperkirakan kasus positif tersebut merupakan kasus merupakan kasus import.

“Dari perkiraan sementara, yang bersangkutan ini adalah kasus import artinya dia terpaparnya bukan di dalam Kabupaten PALI atau lingkungan kerja di RSUD. Dari riwayat perjalanan, yang bersangkutan sudah melakukan perjalanan ke Kota Palembang dan Kabupaten Lahat,” terang dr.Zamir Alvi.

Dengan demikian, lanjut dr Zamir, status pasien positif di Kabupaten PALI tidak bertambah, hanya satu kasus yang saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Prabumulih.

“Dengan demikian, kasus di Kabupaten PALI tetap satu kasus yang saat ini masih menjalani isolasi di Kota Prabumulih. Untuk pasien asal Lahat ini tetap kita isolasi di RSUD PALI dan diberikan obat-obatan yang direkomendasikan oleh dokter penyakit dalam RSUD Talang ubi,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah mengambil sampel swab tes kepada sejumlah petugas RSUD PALI yang ada kontak terhadap pasien tersebut.

“Bersangkutan merupakan tenaga kesehatan dan telah bekerja, artinya juga telah melakukan kontak dengan rekan kerja, saat ini kita sudah traking pasien berkontak dengan tenaga kesehatan lainnya,” katanya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts