Jakarta, Sumselupdate.com — Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, bahwa DPR RI baru akan mengumumkan daftar mitra kerja dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI periode 2024-2029 setelah presiden terpilih dilantik dan mengumumkan kabinet pemerintahannya.
”Kami masih menunggu pengumuman dari presiden terpilih, yang akan dilantik 20 Oktober 2024, untuk mengumumkan berapa kementerian dan kementerian apa saja yang menjadi mitra AKD,” ujar Puan usai Sidang Paripurna di Gedung DPR Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Menurut Puan, setelah presiden terpilih mengumumkan jumlah Kementerian, barulah DPR mensinergikan dengan AKD di DPR yang saat ini berjumlah 13 Komisi.
Dikatakan Puan, penentuan pimpinan AKD yang terdiri dari komisi dan badan di DPR RI juga masih menunggu presiden terpilih dilantik dan mengumumkan kabinetnya.
”Setelah itu baru mekanismenya pimpinan fraksi dari setiap fraksi akan menetapkan siapa saja menjadi pimpinan di setiap komisi tersebut. Itu merupakan hak dari setiap pimpinan fraksi untuk mengumumkan siapa saja pimpinan di komisi tersebut. Jadi bukan hak dari pimpinan DPR mengumumkan,” katanya.
Sejauh ini, lanjut dia, Rapat Konsultasi DPR RI baru menentukan jumlah komisi dan penambahan satu badan di DPR RI periode 2024-2029.
“Rapat Konsultasi yang kemarin kami lakukan sesuai dengan mekanismenya baru menentukan jumlah komisi dan jumlah pimpinannya, juga jumlah penambahan satu badan di DPR,” ujarnya.
Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menegaskan, penambahan komisi dan badan sebagai AKD di DPR RI untuk mengakomodasi wacana penambahan nomenklatur kementerian pada pemerintahan mendatang.
”Untuk memperkuat tentu saja mensinergikan dan menyelaraskan rencana penambahan kementerian yang nantinya direncanakan presiden terpilih atau presiden yang akan dilantik 20 Oktober,”jelasnya.
Sebelumnya, penambahan jumlah komisi dari semula 11 komisi menjadi 13 komisi dan penambahan Badan Aspirasi Masyarakat telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025. (duk)











