PALI, Sumselupdate.com –Pertamina Adera mengeluarkan pernyataan jika musibah yang menimpa tiga warga Desa Simpang Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), bukan ledakan gas, melainkan hanya kebakaran pipa.
Aprianto, Staf CSR perusahaan mengatakan, meski bukan ledakan gas, pihaknya siap bertanggung jawab terhadap musibah yang menimpa ketiga korban.
“Kami (Pertamina Adera –red) bertanggung jawab penuh terhadap tiga warga Desa Simpang Babat dalam hal pengobatan medis,” ujar Aprianto kepada Sumselupdate.com, Kamis (26/5), sekitar pukul 20.00.
“Dengan menggunakan ambulance kami, mereka (ketiga korban –red) dibawa ke RSUD Prabumulih untuk pengobatan intensif,” kata Aprianto yang dihubungi via telpon.
Sebelumnya, sore tadi sekitar pukul 16.25 telah terjadi kebakaran pipa milik PT Pertamina Adera.
Sialnya, saat pipa terbakar, ketika ketiga korban sedang melintas dengan kendaraan roda dua di Jalan Simpang Dewa, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.
Tak pelak lagi, api yang menyembur tersebut seketika menyambar sepeda motor hingga ketiga mengalami luka bakar serius. (adj)











