Muaraenim, Sumselupdate.com – Kerap kali menemui anak-anak yang tidak hafal surat-surat pendek di Al-Quran saat melakukan reses membuat prihatin Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani. Peduli dengan hal itu, dirinya menggelar lomba hafalan surat pendek Al-Quran terbanyak di Masjid Al-Baniah Desa Ujanmas Lama,Kecamatan Ujanmas, Muaraenim, yang diikuti ratusan pelajar tingkat SMA, Jumat (23/2/2018).
“Saat reses atau kegiatan sosialisasi, saya sering meminta anak-anak maju dan membacakan empat surat pendek. Namun kebanyakan hanya bisa dua surat,” ungkap Irma diwawancara wartawan di sela kegiatan lomba.
Menurutnya, dibanding anak-anak kota, dulu anak-anak desa banyak pandai membaca Al-Quran dan banyak menghafal surat-surat pendek. Namun sekarang, hal itu justru berbanding terbalik.
Hal ini menurutnya karena kurangnya kepedulian masyarakat desa terhadap agama. Juga pengaruh penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan pernikahan dini yang saat ini sedang merajalela di desa. “Saya rasa ini yang harus dibenerin. Kepedulian masyarakat desa terhadap agama harus ditingkatkan kembali, supaya terhindar dari penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan pernikahan dini,” ujar Irma.
Diakuinya jika banyak ustadz di desa yang mampu mengajar bagaimana membaca Al-Quran. Namun sayangnya, minat anak-anak yang ingin belajar justru yang kurang. “Kalau ulamanya ada tapi yang gak mau belajar tidak ada kan susah juga. Jadi minat inilah yang harus ditumbuhkan agar anak-anak mau belajar dengan para ulama-ulama kita,” tukasnya.
Sebagai wakil rakyat, lanjut Irma, meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap agama merupakan salah satu tanggung jawabnya. Oleh karenanya, dengan kegiatan itu dirinya berharap dapat memotivasi anak-anak untuk lebih giat lagi dalam menghafal dan mengamalkan Al-Quran.
Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan H Wilian Husin mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan itu diikuti oleh pelajar dari 22 SMA se-Kabupaten Muaraenim. Kegiatan itu, ungkapnya, kedepan akan dilaksanakan rutin tiap tahun. “Ini kali pertama kegiatan ini diadakan. Kedepan akan dijadikan sebagai agenda tahunan yang dimulai dari tingkat kecamatan,” pungkasnya. (azw)











