Polisi Ungkap Fakta Pembunuhan Disertai Penembakkan Petani Karet di Banyuasin, Ini Kronologi dan Wajah Ketiga Pelaku!

Ketiga pelaku pembunuhan disertai penembakan terhadap korban Eli Sujarwo.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah lima jam lebih diperiksa akhirnya Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin mengumumkan hasil pemeriksaan sementara ketiga pelaku penembakkan terhadap Eli Sujarwo (31), warga Desa Lubuk Keranji, Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Read More

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kanit Pidum Ipda Raden Chandra Anugrah mengatakan, peristiwa tersebut bermula pada Kamis (9/9/2021) pukul 19.00 WIB, hilangnya sepeda motor Honda Supra X tanpa nomor polisi milik Elwadi (40) yang terparkir di teras rumahnya di Desa Lubuk Keranji, Kelurahan Seterio, Kabupaten Banyuasin III, Banyuasin, Sumsel.

“Pemilik motor Honda Supra X Elwadi awalnya kehilangan motor di depan teras, kemudian pemilik motor memberitahu keluarganya bahwa motornya hilang,” kata Ipda Raden Chandra saat dikonfirmasi via telp, Sabtu (11/9/2021) malam.

Kemudian Elwadi dibantu dengan warga mencari sepeda motor tersebut,  namun tidak ditemukan. Pencarian motor tersebut dilanjutkan Elwadi keesokan harinya, Jumat (10/9/2021) yang dimulai pukul 12.00 WIB.

Setelah melakukan pencarian, warga memberitahu Elwadi jika sepeda motornya berada di kebun karet tak jauh dari tempat tinggalnya.

Ditemani delapan orang warga, di mana tiga di antaranya pelaku penembakkan terhadap Eli Sujarwo, yakni Ep (32), ES (23), dan DD (32), menemani Elwadi ke dalam kebun karet.

Beberapa saat kemudian, pelaku DD menemukan sepeda motor milik Elwadi tanpa ada orang di samping kendaraan roda dua tersebut.

Barang bukti yang diamankan petugas.

Namun tak lama kemudian, muncul korban yang berjalan mendekati sepeda motor tersebut.

Melihat hal tersebut, pelaku DD spontan menegur korban dan seketika korban bereaksi melarikan diri.

Pelaku EP pun juga mengatakan “Jangan lari nanti kutembak,” kata EP.

Melihat hal tersebut EP yang saat itu memegang senapan angin menembak dan mengenai tubuh korban sebanyak satu kali.

Selanjutnya datanglah ES yang langsung mengambil senapa angin dari EP dan mengarahkan ke korban dan menembaknya sebanyak dua kali.

Setelah tubuhnya terkena tembakan sebanyak tiga kali, korban masih terus kabur dan dikejar oleh para pelaku sambil meneriaki ‘maling’.

Tiba di TKP atau di tengah Dusun Lubuk Keranji, korban berhenti di depan warung milik warga. Melihat itu, pelaku ES memukul tubuh korban menggunakan senapan angin.

Tak pelak, pukulan tersebut mengakibatkan tubuh korban terjatuh dengan posisi terlentang dengan kondisi nyawanya yang tak tertolong lagi.

Ketiga pelaku sempat melarikan diri, hingga anggota Polres Banyuasin dengan sigap berhasil mengamankan ketiga pelaku atas laporan warga setempat.

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa sendal milik korban, kaos, dan senapan angin.

Atas tindakkan penembakan disertai pengeroyokan tersebut, ketiga pelaku dijerat pasal 170 atau pasal 351 dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.