Polisi Tetap Mengantisipasi Intoleransi Beragama Selama Perayaan Natal

Selasa, 13 Desember 2016

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Menjelang perayaan Natal 2016 situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Mura dan Muratara sampai saat ini masih kondusif. Namun aparat kepolisian setempat tetap melaksanakan beberapa upaya antisipasi dan kegiatan pengamanan.

Kapolres Mura AKBP Hari Brata S.IK menjelaskan bahwa berdasarkan kirka intelijen terdapat 50 gereja di Kabupaten Mura dan 6 gereja di Kabupaten Muratara yang akan melaksanakan kegiatan perayaan Natal tahun ini.

Read More

Untuk Pola pengamanan, Polres Mura telah menyebarkan personelnya, baik yang berseragam maupun yang tidak berseragam untuk melaksanakan pengamanan terbuka maupun tertutup.

Kemudian monitoring kegiatan keagamaan dan melaksanakan beberapa kegiatan preventif dengan menyambangi pusat-pusat kegiatan keagamaan masyarakat yang merayakan.

“Kita harus menjaga toleransi antar pemeluk agama dengan saling menghargai kegiatan keagamaan antar pemeluk agama, jangan sampai terjadi intoleransi beragama yang dipengaruhi beberapa kelompok dan golongan yang memanfaatkan isu SARA yang berkembang saat ini, karena keutuhan NKRI merupakan ekses utama yang harus kita jaga,” katanya.

“Mari kita melihat persoalan yang berkembang secara komprehensif dengan menggunakan analogi berpikir kita untuk menjadikan vaksin logika berpikir kita masing-masing sebagai upaya melawan dan menolak propaganda yang digunakan beberapa oknum pihak yang memanfaatkan situasi untuk merusak tatanan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kita,” tandasnya.

Dia menambahkan bahwa bagi pemeluk agama yang merayakan kegiatan keagamaan tidak perlu khawatir karena Polri sebagai pengawal keamanan akan bekerja semaksimal mungkin menjaga kegiatan masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru.

Pihak Polres telah menjalin koordinasi dengan beberapa pihak, baik satuan tingkat atas maupun beberapa stakeholder terkait guna mengantisipasi keamanan selama perayaan Natal dan tahun baru.

“‎Silakan berikan informasi terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan dan sampaikan informasi sekecil apapun ke polisi atau Babinkamtibmas masing-masing terkait ancaman, gangguan bahkan terror yang dapat menggangu stabilitas keamanan,” harapnya. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts