Polisi Sebut Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan Pengepul Rongsokan di Sukarame

Writer: - Sabtu, 17 Mei 2025
Kapolsek Sukarame Kompol Alex Andriyan S.Kom. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Dari hasil olah TKP pihak kepolisian dalam insiden kebakaran rumah di Jalan Noerdin Pandji, Sukarame Palembang yang tewaskan penghuninya seorang pengepul barang bekas diduga disebabkan korsleting listrik, Sabtu (17/05/2025) subuh.

Rumah berbahan kayu yang rupanya dikontrak oleh korban Senayah (MD) dan anaknya Wantari (21) seorang mahasiswi, rupanya telah terbakar sejak dini hari sekitar pukul 02:00 wib.

Read More

Kesaksian korban selamat Wantari (21) api pertama kali muncul dari ruang ibadah mereka, dia mengaku saat menyadari itu api sudah berkobar begitu besar.

Wantari yang menyadari itu segera bergegas memberi tahu ibunya, untuk menyelamatkan diri. Mulanya mereka hendakmenyelamatkan diri melalui pintu depan namun tak berhasil lantaran terkunci.

Akibat kobaran api yang begitu besar, dan kepulan asap tebal dalam situasi panik sang ibu terjatuh pingsan didalam rumah.

Baca juga : Terungkap, Ini Identitas Korban Tewas Terpanggang dalam Peristiwa Kebakaran di Jalan Noerdin Panji Palembang

“Korban Wantari sempat menarik untuk menyelamatkan korban Senayah namun korban lemas dan pingsan, melihat api sudah besar korban Wantari melarikan diri dari belakang dan berhasil menerobos kobaran api dan pagar belakang,” ucap Kapolsek Sukarame Kompol Alex Andriyan S.Kom, Sabtu (17/05).

Warga yang sudah berada di lokasi saat itu juga sempat berupaya memadamkan api yang cukup besar.

Diwaktu bersamaan petugas pemadam kebakaran juga tiba di TKP, untuk memadamkan kobaran api.

Api sendiri berhasil dipadamkan sekitar pukul 04:20 WIB, namun nahas korban Senayah (55) tewas terpanggang dalam posisi tertelungkup.

“Jasad korban Senayah sekarang berada di RS Bhayangkara, sementara korban Wantari alami luka bakar 10 persen dan kini mendapatkan perawatan medis intensif,” sebutnya.

Alex menyebut, akibat insiden itu kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp500 juta.

Baca juga : 2 Rumah Warga di Desa Efil Muba Hangus Terbakar

“Api diduga sementara berasal dari ruang ibadah yang mana bersumber dari obat bakar nyamuk dan api cepat membesar dan menyambar karena TKP merupakan tempat pengepul barang rongsokan,” tutupnya.

Tragedi si Jago Merah yang terjadi di Kelurahan Sukawinatan, Kecamatan Sukarami, rupanya merenggut nyawa seorang janda yang berprofesi sebagai pengepul barang rongsokan dari TPA Sukawinatan, Sabtu (17/05/2025).

Identitas korban adalah Senaya (55) , jasadnya kini telah di evakuasi ke Instalasi Kamar Jenazah RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang.

Selain itu, terdapat satu korban selamat dalam insiden tersebut, yakni anak dari almarhum Senaya (55).

Identitas anak korban adalah Wantari Rahmadani (22) anak korban alami luka bakar ringan dalam insiden tersebut.

Kebakaran itu sendiri terjadi di kediaman mereka yang sekaligus tempat pengepulan barang rongsokan atau bekas.

Api dengan cepat membesar lantaran sebagian besar rumah korban merupakan rumah dengan bahan kayu yang sangat mudah terbakar. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts