Polisi Diduga Salah Tangkap, Warga Minta Kapolda Tindak Anggotanya

Palembang, Sumselupdate.com – Kejadian diduga salah tangkap yang dilakukan anggota Satuan Narkoba Polda Sumsel, di Jalan Suka Karya RT26/09, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Senin (20/6) lalu, membuat warga setempat melapor ke bidang Propam Polda Sumsel.

Laporan yang dibuat Sulaiman tersebut, lantaran ada dua motor warga yang rusak. Sulaiman juga akan kembali melaporkan oknum anggota Satuan Narkoba Polda Sumsel ke Pidana Umum Jatanras Polda Sumsel yang telah memasuki rumah serta merusak sepeda motor miliknya.

Bacaan Lainnya

Ditemui usai melapor, Kamis (30/6) Sulaiman mengatakan, saat ini laporannya di bidang Propam Polda Sumsel sudah diterima dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor STPL/84/VI/2016/YANDUAN.

“Dalam minggu-minggu ini saya dan kawan-kawan akan kembali melaporkan perihal pengrusakan yang dilakukan oknum anggota Sat Narkoba Polda Sumsel ke bagian Pidana Umumnya,” ujarnya.

Menurut Sulaiman, anggota yang melakukan penggerebekan tersebut tidak hanya merusak sepeda motor miliknya, tapi sudah memasuki rumahnya serta rumah tetangganya dengan alasan mencari seseorang bandar narkoba.

“Sudah mereka masuk rumah, melihat motor saya yang ada di belakang rumah polisi melihat motor dan langsung membawa motor saya ke Polda Sumsel hingga saat ini,” jelasnya.

Sulaiman berharap pada pimpinan kepolisian Polda Sumsel agar dapat menindaklanjuti laporan dirinya dan teman-temannya. “Saya harap Kapolda Sumsel untuk memproses kesalahan yang dilakukan anak buahnya yang telah salah melakukan penggerebekan,” harapnya.

Diketahui kejadian bermula pada Senin (20/6) sekitar pukul 11.30 datang petugas yang mengaku dari Sat Narkoba Polda Sumsel untuk mencari terduga bandar narkoba di Jalan Sukakarya, RT 26, RW 09, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami.

Bukannya bandar yang didapat, petugas justru masuk ke beberapa rumah warga tanpa alasan yang jelas, bahkan tidak menunjukkan surat penangkapan ataupun penggeledahan. (ery)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.