Polisi dan Jaksa Dilarang Pidanakan Kebijakan Kepala Daerah

Presiden Jokowi

Jakarta, Sumselupdate.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluapkan kekesalannya terhadap kinerja polisi dan jaksa dalam rapat evaluasi kepolisian dan kejaksaan daerah di Istana Kepresidenan, Selasa (19/7). Presiden menyebut, ada polisi dan jaksa yang tak mematuhi perintahnya yang menyebabkan kebijakan di daerah sulit terlaksana.

Seperti dilansir tempo.co (19/7), meski kesal, Presiden tak mau menyebutkan kebijakan yang dimaksudkan itu kepada awak media. “Saya akan sampaikan keluhan wali kota, bupati, dan gubernur lain kalau sudah tidak ada (awak) media di sini (Istana Negara),” ujar Presiden di pengujung pembukaan rapat.

Jokowi merasa bahwa arahannya selama ini jelas agar penegak hukum tidak memperkarakan kebijakan, administrasi, dan diskresi pemerintah daerah. Hal ini, tutur dia, sudah disampaikan tahun lalu agar tidak sampai terjadi. Itu sebabnya dia bingung kenapa masih ada banyak keluhan.

Dalam rapat, ia pun memberikan arahan kepada polisi dan jaksa. Arahan pertama, tidak mempidanakan kebijakan atau diskresi. Kedua hal itu, kata Presiden, tidak bisa dipidanakan.

Kedua, tidak juga secara sembarangan memperkarakan tindakan administrasi pemerintah. “Tolong dibedakan mana yang beneran nyolong dan mana yang tidak,” tuturnya.

Ketiga, tidak mudah membeberkan kerugian negara kepada media selama belum pasti. Menurut Presiden, kerugian negara baru bisa diekspos apabila sudah konkret atau akan masuk ke proses penuntutan.

“Arahan lain, BPK diberi waktu 60 hari (untuk memastikan kerugian negara),” ujarnya.

Jokowi berjanji akan blak-blakan menyampaikan keluhan yang datang dari pemerintah daerah. Ia berharap, jajaran kepolisian dan kejaksaan bisa belajar dari hal itu dan bekerja secara harmonis dengan pemerintah daerah layaknya orkestra. (shn)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.