PKC PMII Sumsel Dilantik, Syaidina Ali Targetkan Penguatan Cabang dan Kader Strategis

Writer: - Minggu, 18 Januari 2026
Ketua PKC PMII Sumsel periode 2025–2027, Syaidina Ali (tengah), bersama jajaran pengurus dan tamu undangan usai pelantikan di The Zuri Hotel Palembang, Sabtu (17/1/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan periode 2025–2027 resmi dilantik di The Zuri Hotel Palembang.

Ketua PKC PMII Sumsel terpilih, Syaidina Ali, menyebut kepemimpinannya sebagai fase baru untuk memperkuat fondasi gerakan PMII di Sumatera Selatan. Ia menyoroti masih belum meratanya struktur organisasi di tingkat kabupaten dan kota.

Read More

“Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, baru 12 cabang yang aktif. Masih ada lima daerah yang menjadi pekerjaan rumah kami untuk membentuk dan menguatkan PMII,” kata Syaidina, Minggu (18/1/2026).

Ia menegaskan, pengembangan potensi kader harus diarahkan pada kehadiran nyata di pos-pos strategis, tidak terbatas pada aktivitas forum formal organisasi. Menurutnya, PMII harus melahirkan kader yang mampu berperan dalam kebijakan publik, sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan daerah.

“Ini langkah baru dan semangat baru bagi kami. Kami siap menjalankan arah besar PB PMII menuju era baru, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya usai dilantik sebagai Ketua PKC PMII Sumsel.

Syaidina juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kota Palembang, serta mendorong penguatan peran alumni sebagai mitra strategis guna menopang keberlanjutan gerakan PMII.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro, menekankan bahwa kekuatan PMII tidak ditentukan oleh seremoni, melainkan oleh kualitas kaderisasi di tingkat cabang.

“Tugas utama PKC adalah memastikan cabang hidup dan produktif. Dari sanalah lahir kader pergerakan yang siap menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya pembangunan kantor PKC sebagai pusat konsolidasi organisasi, sekaligus penguatan sinergi dengan Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) sebagai bagian dari ekosistem gerakan.

Salah satu alumni PMII Sumatera Selatan, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, yang juga Wali Kota Palembang, menyebut PMII sebagai rumah besar yang bukan hanya milik kadernya, tetapi bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Ia menilai sudah saatnya PMII hadir di seluruh sektor melalui kolaborasi lintas organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

“PMII harus mewarnai berbagai sektor. Silakan berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa dan pemuda lainnya. Mari bergandengan tangan membangun Palembang dan Sumatera Selatan,” ujar Ratu Dewa saat menghadiri pelantikan PKC PMII Sumsel, Sabtu (17/1/2026).

Menurutnya, PMII memiliki tawaran penting dalam wacana keislaman yang berakhlak, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan. Namun, ia mengingatkan agar organisasi tidak terlena oleh nama besar.

“PMII besar karena nilai: akhlak, keilmuan, dan integritas. Jangan terjebak pada euforia organisasi, tetapi kedepankan prestasi, semangat mencari ilmu, dan membangun persahabatan,” tegasnya.

Diketahui, Syaidina Ali terpilih sebagai Ketua PKC PMII Sumsel melalui Sidang Pleno Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) PMII Sumsel ke-XX yang digelar di Ballroom Hotel Batiqa Palembang pada Agustus 2025.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts