Pj Walikota Pangkalpinang dan Densus 88 Hadiri Doa Lintas Agama: Perkuat Budaya, Tangkal Terorisme

Writer: - Senin, 18 Agustus 2025
Berfoto Bersama usai doa lintas agama kembali digelar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (16/8/2025) malam. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Doa lintas agama kembali digelar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (16/8/2025) malam.

Tradisi luhur ini mencerminkan jiwa bangsa yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman, sekaligus menjadi momentum merawat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Read More

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Pj Walikota Pangkalpinang Muhammad Unu Ibnudin, Kasatgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri AKBP Maslikan, perwakilan Kapolresta Pangkalpinang, Subkor Opsin Binda Babel Asep Sujana, Sekda Kota Pangkalpinang Mie Go, Kaban Kesbangpol Donal Tampubolon, serta tokoh lintas agama dari Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Kasatgaswil Kepulauan Babel Densus 88 AT Polri, AKBP Maslikan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, doa lintas agama bukan hanya simbol keberagaman, melainkan wujud nyata persatuan yang menjadi kekuatan utama bangsa.

“Upaya melawan radikalisme dan terorisme tidak bisa hanya dilakukan aparat keamanan. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen bangsa melalui penguatan seni, budaya, dan toleransi. Jika budaya tumbuh di masyarakat, ideologi kekerasan akan sulit menemukan tempat,” tegas Maslikan.

Sementara itu, Pj Walikota Pangkalpinang, Muhammad Unu Ibnudin, menilai doa lintas agama menjadi cara masyarakat merayakan HUT ke-80 RI dengan penuh makna.

Ia mengusung harapan agar Pangkalpinang tetap menjadi kota yang sejuk, damai, dan menjunjung tinggi toleransi.

“Mari kita bersama-sama berdoa untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa, hidup berdampingan dengan damai. Sama halnya dengan Pilkada Ulang nanti, kita harus benar-benar merdeka dalam memilih—jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia—demi menjaga kondusivitas,” ungkapnya.

Unu juga menyampaikan terima kasih kepada Satgaswil Kepulauan Babel Densus 88 AT Polri dan seluruh tokoh agama yang terlibat, sehingga tradisi doa lintas agama dapat terus dipelihara sebagai wadah mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

“Semoga seluruh harapan dan cita-cita masyarakat, pemerintah, dan stakeholder di Pangkalpinang bisa terwujud demi Indonesia yang damai, berdaulat, dan maju,” pungkasnya.

(**)

 

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts