Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang menggelar sosialisasi perlindungan cagar budaya Kota Pangkalpinang tahun 2024, di ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang. Rabu (20/11/2024).
Dalam mendorong Pangkalpinang Menjadi Kota Sejarah, Pj Walikota Pangkalpinang Budi Utama, menyampaikan stategi besar untuk menjadi kota sejarah ditahun 2025, Cagar budaya salah satu langkah yang akan dilanjutkan.
“Kami sudah berkolaborasi dengan Bappenas, Dinas Pendidikan dan kebudayaan untuk merealisasikan semua penetapan kota sejarah ini. Upaya ini kita lakukan untuk menarik Wisatawan yang di luar sana untuk bisa berkunjung di kota Pangkalpinang, mengenal cagar budaya yang dimiliki,” jelasnya.
Semua sudah diatur bagaimana langkah yang akan dikerjakan. Pihaknya akan mengupayakan Desember nanti semuanya sudah selesai dan datanya pun sudah lengkap.
“Kami juga butuh dorongan masyarakat untuk mendukung upaya ini agar menjadi sukses dan berkomitmen penuh untuk menjaga dan melestarikannya,” ujarnya.
Baca juga : Diskominfo Pangkalpinang Sosialisasi Sengketa Informasi Publik
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Ratna Purnamasari, menyebutkan, saat ini ada 47 cagar budaya yang terdaftar di Pangkalpinang, dengan 35 di antaranya sudah ditetapkan.
Semua itu tidak mudah kami lakukan dari mulai deskripsi sejarah dan kajian-kajian objeknya sendiri juga harus secara detail, dengan adanya cagar budaya yang telah ditetapkan ini kami mohon kepada masyarakat berkomitmen untuk menjaga dan melestarikannya.
Baca juga : Pemkot Pangkalpinang Gelar Workshop Hospitality, Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat
“Ayo kita bersama-sama seluruh elemen-elemen yang ada kota Pangkalpinang untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya yang kita miliki. Semoga dengan adanya Seminar ini menambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai cagar budaya yang ada dikota Pangkalpinang, dan menambah distribusi perekonomian pembangunan daerah Kota Pangkalpinang,” katanya. (**)











