Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, memimpin apel pagi jajaran Kanwil Kemenkum Babel yang dilaksanakan di halaman Kantor Wilayah, Senin (31/8/2026).
Apel pagi diikuti oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Rahmat Fery Pontoh, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Adi Riyanto, Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum M. Bangbang, pegawai Kanwil Kemenkum Babel, PPNPM, peserta Magang Kemnaker, serta mahasiswa magang.
Dalam amanatnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung mengawali dengan mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan, kekuatan, dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat melaksanakan apel pagi sebagai bagian dari rutinitas kedinasan.
Johan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah melaksanakan pemeriksaan dan pendampingan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) dalam rangka penilaian Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Kanwil Kemenkum Babel memperoleh kategori baik dari TPN.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dan mempersiapkan pelaksanaan pemeriksaan pendampingan oleh TPN dalam penilaian WBBM. Hasil yang kita capai ini merupakan kerja bersama. Mari kita pertahankan dan terus tingkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kita,” ujar Johan.
Lebih lanjut, Johan mengingatkan seluruh pegawai untuk senantiasa menjadi sumber energi positif di lingkungan kerja, di mana pun ditempatkan dan bertugas. Menurutnya, setiap pegawai memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan saling mendukung.
“Kita harus menjadi pribadi yang positif dan menjadi orang yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja. Hindari konflik dengan sesama pegawai. Kita semua adalah bagian dari satu tim, sehingga setiap persoalan sebaiknya diselesaikan dengan komunikasi dan diskusi untuk menemukan solusi bersama,” pesan Johan.
Ia juga menekankan pentingnya penyampaian saran maupun kritik secara langsung dan melalui jalur komunikasi yang tepat. Johan mengingatkan agar persoalan internal tidak disampaikan melalui media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu keharmonisan lingkungan kerja.
“Kalau ada saran atau kritik kepada sesama pegawai maupun pimpinan, sampaikan secara langsung dengan cara yang baik. Jangan menyampaikan persoalan internal melalui media sosial. Mari kita bangun komunikasi yang sehat dan terbuka sehingga setiap permasalahan dapat kita selesaikan bersama,” tegasnya.
Menutup arahannya, Johan mengingatkan seluruh jajaran untuk selalu menjaga kesehatan agar dapat menjalankan tugas secara optimal serta memberikan pelayanan yang terbaik dan prima kepada masyarakat.
“Selalu jaga kesehatan dan semangat dalam bekerja. Dengan kondisi yang sehat dan lingkungan kerja yang kompak, kita dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan prima kepada masyarakat,” pungkas Johan.(rel)











