Palembang, Sumselupdate.com – Sempat kritis dan menjalani perawatan medis intensif selama kurang lebih enam jam di RSUD BARI Palembang. Kemudian, petugas Rumah Sakit yang sudah memastikan Rio meninggal dunia langsung melakukan autopsi untuk mengetahui luka lebam di bagian kening dan satu proyektil yang nyaris menembus kepalanya.
“Saat mencari proyektil peluru itu kami sempat putus asa. Namun, setelah dilakukan analisa dengan membongkar otak kepalanya, ternyata proyektil itu melekat di bagian kulit kepala sebelah kanan,”sebut Dokter Forensik RSMH Palembang, dr Binsar Silalahi SpF DFM SH kepada wartawan, Rabu (11/5) pagi.
Dari hasil analisa, pihaknya menduga korban diperkirakan ditembak dari arah belakang baru kemudia peluru memutar nyaris tembus kebagian dahi.(tra)











