Baturaja, Sumselupdate.com – SKK Migas wilayah Sumbagsel bersama sejumlah SKK yang beroperasi di wilayah Kabupaten OKU menyambangi kantor Pemkab OKU, hal ini diketahui dalam rangka silaturahmi terhadap pemkab OKU, Rabu (6/4).
ada yang menarik dalam kunjungan tersebut baik bupati dan wakil bupati sangat menyinggung keberadaan perusahaan itu yang beroperasi selama ini.
Melalui pertemuan itu, Bupati juga menyinggung JOB Pertamina Talisman (OK) Ltd yang dinilai kurang perduli terhadap masyarakat maupun pemerintah daerah. Dimana d ikatan Bupati, pihaknya hanya meminta agar pihak Talisman mendukung program pemerintah OKU.
“Ada banyak permintaan kami kepada pihak perusahaan (Talisman red) dan beberapa perusahaan lainnya, kami tidak mintak uang pak, tapi kami mengharapkan adanya dukungan perusahaan dalam program pembangunan pemerintah OKU. Salah satunya program kami ingin mempercantik kota Baturaja, silahkan pihak perusahaan ikut mendukung program ini dengan cara memberikan dukungan,” singgung Bupati OKU Drs Kuryana Azis dihadapkan SKK Migas.
Ditambahkan Bupati, pemerintah OKU kerap meminta bantuan kepada pihak Talisman, akan tetapi pihak perusahaan seolah tidak merespon hal itu. Bahkan pergantian Field Manager perusahaan tersebut dirinya tidak mengetahui. Sehingga pihak perusahaan terkesan kurang perduli terhadap masyarakat dan pemerintah setempat.
“Permintaan kami tidak pernah dipenuhi, bahkan sampai adanya pergantian field managernya kami pun tidak tahu, mudah-mudahan dengan pimpinan baru ini akan lebih peduli. Sekarang ini kami ada rencana pembangunan gerbang kota Baturaja, kalau perusahaan mau membantu silahkan koordinasi dengan Sekda OKU,” ungkapnya.
Kuryana mengatakan, Aktifitas pengeboran dan eksploitasi sumberdaya alam di Bumi Sebimbing Sekundang perlu didukung oleh semua pihak, mengingat dari hasil Migas tersebut sebagian akan kembali daerah. Sehingga perlu penciptaan suasana kondusif.
“Memang kewenangan semua itu dari pusat, namun hal itu tidak terlepas dengan pemerintah daerah, terlebih masyarakat sekitar. Saya baru dengar ada PT Paku Gajah di wilayah itu. Untuk itu saya meminta agar pihak perusahaan untuk lebih perduli dengan masyarakat sekitar dan pemerintahan setempat,” tegasnya.
Tidak hanya orang nomor satu di bumi Sebimbing Sekundang saja yang mengkritik JOB Pertamina Talisman. Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar SH MM juga menyentil perusahaan yang bergerak dibidang minyak dan gas ini.
“Adanya kesenjangan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar terlihat sekali, contohnya, jalan menuju perusahaan dalam kondisi baik namun bagai mana dengan jalan yang digunakan masyarakat di beberapa desa di wilayah perusahaan yang dalam kondisi rusak dan memprihatinkan,” ungkap orang nomor dua di Kabupaten OKU saat menyampaikan Sambutannya dihadapkan pimpinan SKK Migas Sumbagsel.
Ditegaskan Johan, dirinya mengingatkan kepada sejumlah perusahaan yang ada di OKU termasuk JOB Pertamina Talisman agar lebih perduli dengan masyarakat sekitar dan pemerintah sekitar.sebab menurutnya, sesuai aturan yang ada, perusahaan memiliki kewajiban untuk memperhatikan masyarakat sekitar.
“Saya mohon izin, kalau ada perusahaan yang beroperasi di wilayah OKU tidak perduli dengan masyarakat sekitar dan pemerintahan sekitar. Saya akan ambil tindakan tegas untuk mengingatkan mereka. Kalau dibanding dengan hasil bumi OKU yang dieksploitasi dengan bantuan kepada masyarakat tidaklah sebanding. Jangan ciptakan kesenjangan dengan masyarakat sekitar, konsekuensinya jelas akan saya berlakukan,” tegas Johan.
Kunjungan silaturahmi kelembagaan SKK Mia Sumbsel yang dihadiri langsung oleh ketua SKK Migas Sumbagsel Tirad bersama sejumlah jajaran pimpinan SKK yang beroperasi diwisuda OKU diantaranya Fild Manajer JOB Pertamina Tali sma (OK) Ltd dan GM PT Paku Gajah serta jajaran PT Tiara Bumi menyampaikan beberapa hal penting kepada Bupati OKU terkait adanya permasalahan sengketa masalah tapal batas di desa Bindu dan Mendala Kecamatan Peninjauan yang menyebabkan adanya penolakan oleh warga sehingga menyebabkan penghentian kegiatan pengeboran sumur baru oleh PT Paku Gajah.
“Kami selaku perpanjangan tangan bagi sejumlah SKK yang beroperasi diwisuda OKU ini mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah Kabupaten OKU guna kelancaran produksi minyak maupun gas. Belakangan permasalahan PT Paku Gajah mengalami kendala dalam percepatan penemuan sumber sumur baru salah satunya di Desa Bandu dan Mendala lantaran adanya sengketa tapal batas hingga menghentikan operasional pengeboran yang dilakukan oleh PT Paku Gajah,” ungkap kepala SKK Migas wilayah Sumbagsel. (yan)











