Pertamina Perkenalkan Pinky Movement, Ini Respon Pangkalan Elpiji di Lubuklinggau

PRODUK PERTAMINA-Pengenalan program Pinky Movement kepada pangkalan elpiji di Hotel Dewinda, Rabu (26/8/2020).

Lubuklinggau, Sumselupdate.com-PT Pertamina (Persero) Marketing Operational Region (MOR) II memberikan dukungan untuk pangkalan dan usaha mikro melalui sosialisasi pengenalan program Pinky Movement.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Dewinda dan dihadiri oleh 34 pangkalan elpiji di area Lubuklinggau dan Musirawas. Tentunya kegiatan ini mengikuti protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah.

Bacaan Lainnya

Pinky Movement merupakan kolaborasi antara Program Kemitraan (PK) dan Program LPG Non-Subsidi (Bright Gas) yang dapat dijadikan sebagai investasi sosial perusahaan atau yang dikenal sebagai creating shared value.

Salah satu upayanya, yakni menawarkan pembiayaan pinjaman murah kepada UMKM. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang memiliki rantai bisnis dengan Pertamina, baik pangkalan LPG maupun penyedia dan pengguna LPG 3 kilogram.

Widodo, pemilik Pangkalan PT. Logos Jaya di Musirawas yang turut hadir menyambut baik Program Pinky Movement ini.

“Kami sebagai pangkalan Elpiji sangat terbantu dengan peluang bantuan modal usaha yang diberikan Pertamina,” jelasnya

Region Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel Dewi Sri Utami menjelaskan, program ini dapat memudahkan UMKM mendapatkan modal usaha dan pembinaan, serta meningkatkan daya jual LPG nonsubsidi.

Di mana LPG Subsidi 3kg merupakan amanat anggaran belanja negara melalui skema subsidi Pemerintah. Maka dari itu, LPG subsidi dialokasikan bagi masyarakat pra sejahtera untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Dengan adanya program Pinky Movement, diharapkan dapat membantu UMKM untuk mendapatkan pinjaman modal dengan jasa administrasi yang rendah sebesar 3 % (tiga persen). Tidak hanya mendapatkan pinjaman modal, namun juga mendapatkan pembinaan agar usahanya bisa berkembang sehingga dapat meningkatkan omzet penyerapan tenaga kerja baru,” jelas Dewi

Pada dasarnya, program ini diharapkan dapat meringankan beban UMKM. Seperti diketahui, dampak ekonomi akibat Pandemi Covid-19 dirasakan oleh banyak pelaku UMKM khususnya di area Lubuklinggau. Sehingga dengan adanya program tersebut sangat membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mikronya.

Dewi mengimbau agar masyarakat secara bersama-sama memantau pemakaian LPG Subsidi sehingga betul-betul disalurkan kepada yang berhak, yakni rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro.

“Terkait layanan dan informasi produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi kontak Pertamina 135”, tutup Dewi. (rilis)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.