Palembang, Sumselupdate.com – Diduga telah memergoki suaminya SBR (30) sedang asyik berteleponan dengan wanita idaman lain (WIL), Isnaini Latifah (30), justru dianiaya oleh suaminya tersebut hingga mengalami luka-luka di tubuh.
Kasus dugaan kekerasan rumah tangga ini terungkap setelah ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Faqih Usman, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang ini melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jumat (20/1/2017) malam.
Di hadapan petugas, Latifah menuturkan kejadian itu bermula ketika ia mendapati suaminya sedang berhubungan dengan wanita lain. Namun, ketika ia bertanya kepada terlapor, SBR malah marah-marah kepadanya.
“Ada perempuan mungkin pacarnya yang menelpon dia. Padahal semuanya sudah diganti, baik ponsel dan nomornya. Tetapi, masih ada wanita yang menghubunginya. Ketika saya bicara baik-baik, dia malah marah,” katanya.
Bahkan, lanjutnya, SBR tidak hanya sekadar marah saja. Melainkan, terlapor mengambil pisau yang berada di dapur rumahnya, dan nyaris menikam korban, beruntung ia masih sempat melarikan diri.
“Pas kejadian itu, dia sempat membanting saya dan mengambil pisau, tetapi saya lari. Mungkin karena masih kesal, pisau itu ditusuk-tusuknya ke dinding hingga pisau itu patah,” jelasnya.
Menurutnya, ia sudah menjalin hubungan rumah tangga dengan terlapor sejak tahun 2012 silam dan dikaruniai dua orang anak yang masih kecil, namun korban sudah tidak tahan hidup bersama SBR.
“Sudah sering dia menganiaya saya pak, dipukul, ditendang, dan dibanting. Saya sudah tidak tahan lagi bersamanya, selama ini masih menahan diri berharap sifatnya dapat berubah,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan pihaknya sudah menerima laporan dari korban, dan akan segera dilakukan proses penyelidikan.
“Laporan sudah kita terima, dan akan segera kita proses, termasuk memeriksa saksi yang melihat kejadian itu,” tukasnya. (tra)











