Perang Dagang Masih Tekan Rupiah Nyaris Rp14.900 per Dolar AS

Rabu, 19 September 2018
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dollar. (Foto Sumselupdate.com/Istimewa).

Jakarta, Sumselupdate.com – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.890 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini. Posisi ini melemah 35 poin atau 0,23 persen dari posisi kemarin sore di Rp14.855 per dolar AS.

Seperti halnya rupiah, beberapa mata uang di kawasan Asia turut melemah di hadapan dolar AS. Won Korea Selatan melemah 0,11 persen, renminbi China minus 0,08 persen, dolar Singapura minus 0,05 persen.

Read More

Ringgit Malaysia minus 0,04 persen, baht Thailand minus 0,04 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,03 persen. Namun, peso Filipina dan yen Jepang menguat dari dolar AS, masing-masing 0,01 persen dan 0,04 persen.

Sebaliknya, mata uang utama negara maju kompak bersandar di zona merah, setelah kemarin justru semuanya ada di zona hijau. Rubel Rusia melemah 0,09 persen, dolar Kanada minus 0,06 persen.

Dolar Australia minus 0,4 persen, euro Eropa minus 0,04 persen, poundsterling Inggris minus 0,01 persen, franc Swiss minus 0,01 persen.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong memperkirakan pegerakan rupiah masih akan tertekan pada hari ini. Ia memproyeksi rupiah berpeluang menembus Rp14.900 per dolar AS.

“Sentimen dari eksternal, khususnya dari perang dagang masih ada, apalagi AS telah memberi kabar baru. Hal ini tentu akan direspons oleh China,” ujarnya dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (19/9/2018).

Presiden AS Donald Trump memang telah mengumumkan kenaikan tarif bea masuk impor sebesar 10 persen yang dikenakan AS kepada produk asal China. Selain itu, rencana kenaikan tingkat suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve juga kian dekat. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts