Pengemudi Mobil yang Hendak Menyeberang Melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api Harus Bayar Parkir Dua Kali

Petugas mengatur posisi mobil di dalam lambung kapal di Pelabuhan Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin.

Banyuasin, Sumselupdate.com –Pengemudi kendaraan roda empat yang hendak menyeberang ke Muntok, Provinsi Bangka Belitung melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api, Kabupate Banyuasin, tidak hanya dikenakan tarif resmi sebesar Rp690 ribu per mobil, di mana ketentuannya jumlah penumpang maksimal lima orang. Jika lebih dari lima penumpang, maka dikenakan biaya tambahan.

Namun, faktanya di lapangan pengemudi mobil tak hanya dibebankan tarif menyeberang itu saja, akan tetapi mereka harus membayar biaya parkir yang diminta oknum petugas berseragam biru dan putih serta memakai topi biru dongker.

Bacaan Lainnya

Tak tanggung-tanggung biaya parkir ini dikenakan sejumlah oknum petugas berseragam itu hingga dua kali masing-masing Rp20 ribu per mobil.

Pantauan Sumselupdate.com pada Senin (4/7) atau H-2 Hari Raya Idul Fitri lalu, biaya parkir pertama sebesar Rp10 ribu per mobil, dikenakan saat kendaraan mengantre untuk masuk kapal.

“Pak biaya parkirnya,” kata petugas yang beragam sesaat setelah mempersilahkan pengemudi mobil mengambil posisi siaga untuk memasuki jalan masuk menuju kapal.

“Berapa Pak,” tanya seorang penumpang. “Sepuluh Ribu Pak,” ujar petugas tadi.

Kemudian, biaya parkir kedua dibebankan kepada pengemudi ketika mobil benar-benar masuk lambung kapal. Di mana tarifnya Rp10 ribu per mobil.

 Usai mengatur posisi mobil benar-benar masuk ke dalam lambung dengan sempurna, petugas tersebut meminta biaya parkir sebesar Rp10 ribu.

Biaya parkir ini tentu menjadi pertanyakan masyarakat, apakah ini pungli atau benar-benar resmi dari pemerintah. Jika resmi seyogianya meniliki tanda bukti pembayaran semisal karcis, seperti tarif penyeberangan. (hyd)

 

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.