Laporan: Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Aksi demonstrasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumsel di Bundaran Air Mancur Palembang, nyaris keos, Sabtu (1/5/2021) pukul 16.00 WIB. Pendemonstrasi menolak melakukan tes GeNose yang menjadi syarat dari kepolisian.
Dari pantauan Sumselupdate.com, puluhan Mahasiswa dari berbagai universitas di Sumsel, melakukan aksi demonstrasi di Bundara Air Mancur Palembang. Tempat aksi sendiri kemudian mulai berubah, depan arah Pos Lantas dekat Jembatan Ampera.
Tapi, sebelum melakukan aksinya, petugas kepolisian, mempersilakan demonstran untuk melakukan pemeriksaan GeNose Covid-19.
“Kita periksa dulu pemeriksaan GeNose, bila negatif semua, maka akan diperbolehkan melakukan aksi demonstrasi di sini. Bila positif, maka akan ada pemeriksaan tahab selanjutnya,” kata Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang, Kompol Denni Triana, saat ditemui di TKP, Sabtu (1/5/2021).
Ia sangat menyayangkan Mahasiswa tidak mau mengikuti prosedur yang diajukan pihak keamanan.
“Palembang kan masuk ke zona merah, dan kami hanya minta itu saja,” jelasnya.
Ia juga melihatkan kepada awak media, bahwa data di Palembang yang bertatus zona orange hanya Bukit Kecil, IT 1, IT3, dan sisa kecamatan lainnya zona merah.
Sementara itu satu Mahasiswa Universitas Taman Siswa Palembang, inisial ‘J’ yang ikut aksi demonstrasi May Day di Bundaran Air Mancur dinyatakan Positif Covid-19 saat dilakukan pemeriksaan mengunakan GeNose.
Kepolisian terpaksa membawa ‘J’ ke mobil kesehatan untuk melanjutkan pemeriksaan Swab tes Antigen, yang kemudian ternyata hasilnya berbeda, yakni negatif. (**)











