Pemudik Asal Jakarta Diminta Berbalik Arah Saat Hendak Masuk PALI, Lho Kenapa?

Para pengendara yang diminta berbalik arah.

PALI, Sumselupdate.com – Para pemudik asal Jakarta yang hendak melintasi Bumi Serepat Serasan menuju ke daerah asal diminta untuk berbalik arah.

Seperti terpantau di posko pemantauan pencegahan virus Corona di perbatasan antara Kabupaten PALI dan Kabupaten Muaraenim tepatnya di Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan.

Bacaan Lainnya

Kendaraan dengan tujuan beberapa provinsi di Pulau Sumatera seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Provinsi Kepulauan Riau hendak menuju jalan lintas barat melalui Kota Lubuklinggau.

Dengan berbekal panduan dari google maps, pemudik memilih jalan pintas dari simpang Belimbing menuju Cecar hingga ke Lubuklinggau lewat Kabupaten PALI.

Namun para pengendara diminta kembali ke jalur Jalan Lintas Sumatera yang melewati Lahat dan Kabupaten Empat Lawang. Petugas yang berjaga di posko tersebut meminta setiap pemudik untuk memutar balik.

Ini dialami oleh Ali (23), warga Medan Sumatera Utara yang mengaku berasal dari Jakarta.

“Kami berangkat rombongan enam orang menggunakan sepeda motor dari Jakarta. Tujuan pulang kampung ke Medan,” terang Ali.

Selain pengendara sepeda motor, pemudik juga banyak menggunakan kendaraan roda empat. Seperti diungkapkan Andri, asal Padang, Sumatera Barat.

Andri mengaku dari Jakarta dan baru kali ini melintasi Jalan Simpang Belimbing menuju Lubuklinggau dan mengandalkan peta google maps.

Sementara itu, Junaidi Anwar, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten PALI, saat ditemui di Posko Talang Bulang mengatakan, sengaja pihaknya meminta para pengendara balik kanan.

“Kita sudah perintahkan setiap pemudik untuk melewati jalinsum. Sebab kebanyakan mereka tidak tahu jalan dan mengandalkan googleMaps. Sementara di jalur tersebut tidak ada sinyal telepon. Dikhawatirkan mereka tersesat. Apalagi jalan tersebut belum di aspal.kita khawatirkan keselamatan mereka” ujar Junaidi Anuar.

“Kami sarankan adik-adik untuk berbalik arah kembali ke Jalinsum. Kalau jalur ini kami tidak rekomendasikan. Terlalu berbahaya,” ujar Junaidi kepada para pemudik yang berkendaraan sepeda motor.

Junaidi menambahkan, dirinya memerintahkan warga tersebut berbalik arah, karena sesuai anjuran pemerintah pusat untuk tidak mudik.

“Tampaknya mereka tidak mengindahkan imbauan pemerintah. Kita juga tidak ingin kecolongan, sebab di antara pengendara itu belum diketahui membawa virus atau tidak. Jadi untuk lebih amannya lebih baik mereka tidak melintasi daerah kita. Jangan sampai warga PALI terpapar virus. Toh pemerintah sudah memberikan imbauan untuk tidak mudik,” tegas Kepala BPBD Kabupaten PALI tersebut.

“Itulah salah satu tujuan didirikannya posko ini untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi warga kita,” tutupnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.