Pemprov Sumsel Gelar Sosialisasi Penyuluhan Bahaya Narkoba

Sosialisasi Narkoba di Aula Poltek Unsri Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (1/6) menggelar sosialisasi penyuluhan bahaya Narkoba di Aula Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang.

Sosialisasi penyuluhan bahaya narkoba tersebut dibuka oleh Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sumsel, Akhmad Najib.

Bacaan Lainnya

Akhmad najib mengatakan, dalam menggelar sosialisasi penyuluhan bahaya narkoba tersebut pihaknya bekerjasama dengan berbagai instansi terkait seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian, Dinas Kesehatan (Dinkes), Direktur Polsri dan Komisi Perlindungan AIDS.

“Kegiatan ini sendiri berlangsung selama dua hari dan untuk peserta berjumlah 300 mahasiswa yang berasal dari Polsri Palembang,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkannya, pihaknya menggelar kegiatan tersebut agar para pemuda dan mahasiswa tahu bagaimana bahayanya narkoba terhadap diri sendiri dan lingkungan.

“Pemuda dan mahasiswa ini merupakan generasi penerus bangsa dimana nantinya akan menjadi pemimpin bangsa ini. Dengan begitu saya harapkan kepada pemuda dan mahasiswa harus konsisten dan berkomitmen supaya menjadi mahasiswa yang teladan dan menjadi contoh untuk generasi-generasi selanjutnya,” ungkap Akhmad Najib.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel, Yusuf Wibowo mengatakan, para pemuda harus mempunyai karakter, kapasitas dan daya saing karena pemuda tidak saja merah di bibir, pipi merona, lutut lentur akan tetapi harus lebih dari itu.

“Maka dari itulah pemuda dan mahasiswa harus mempunyai kekuatan, tekad, kualitas imajinasi yang kuat agar para pemuda tidak dipengaruhi oleh Narkoba,” katanya.

Selain menggelar sosialisasi penyuluhan bahaya Narkoba bagi pemuda dan mahasiswa, Pemprov Sumsel juga selalu mendukung generasi muda, mahasiswa dan kelompok organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan dalam hal lainnya.

“Hal ini kita lakukan agar dapat menyelamatkan para pemuda dan mahasiswa dari pengaruh penggunaan narkotika, psikotropika dan zat lainnya, dengan begitu sehingga dapat meningkatkan partisipasi generasi muda secara aktif dalam pencegahan bahaya narkoba,” ujar Yusuf Wibowo.

Sementara itu, Direktur I Polsri Palembang, Karlo Sitompul menambahkan Narkoba merupakan pembunuh dari pada generasi muda. Menurutnya, penyalahgunaan atau pemakai narkoba pertahunnya mengalami kematian sekitar 15 ribu atau kalau di hitung per hari sekitar 50 orang mengalami kematian.

“Maka itulah para pemuda dan mahasiswa harus menjahui yang namanya Narkoba dan saya juga berharap dengan adanya kegiatan seperti ini para pemuda dan mahasiswa dapat memahami, membantu untuk memberi pencerahan terkait bahaya narkoba terhadap siswa dan pemuda lainnya,” katanya. (ery)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.