Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mendukung serta mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Penjaringan Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT). Ke depan, hasil penjaringan ini akan menjadi tenant pada inkubator di Science Techno Park (STP).
Asisten Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Johanes H Toruan, Kamis (27/4/2017) mengatakan, dari sosialisasi tersebut, para pengusaha pemula akan diberikan pelatihan peternakan sapi dengan menggunakan teknologi.
“Saya mendukung dan apresisasi kegiatan ini. Dengan kegiatan ini tumbuh bisnis di daerah yang akan menjadi penopang bisnis nasional,” ucap Johanes saat membuka Sosialisasi Penjaringan Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) untuk menjadi tenant pada inkubator di Science Techno Park (STP) di Hotel Santika.
Johanes menceritakan selama 13 tahun bertugas di BAPPEDA, ia melihat kelemahan dalam pelaksanaan kegiatan yang tidak melibatkan penelitian dan pengembangan (Litbang) serta tidak bersinergi dengan akademisi.
“Saat ini pengusaha punya kekuatan sendiri, pemerintah punya kekuatan sendiri, satu sama lain saling ketergantungan sehingga harga daging dipermainkan,” ungkapnya.
Ia mengatakan, mestinya ada sinergi antara litbang dengan akademisi di universitas dan pengusaha sehingga tumbuh bisnis yang menopang bisnis nasional
“Kami menginginkan semangat, gairah untuk pengembangan peternakan sapi kepada pengusaha. Kegiatan ini harus memiliki target harga daging terjangkau oleh masyarakat. Saya tantang pengusaha agar harga daging sapi bisa Rp60 ribu per kilo,” harapnya.
Pada kegiatan yang sama Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Inovasi Daerah (Balitbangnovda), Lukitariati mengatakan, kegiatan ini untuk mempertemukan unsur hulu dan hilir peternakan sapi.
“Kita juga melakukan penjaringan ini untuk mecari pengusaha pemula berbasis teknologi peternakan sapi. Mempertemukan pemilik teknologi dengan peternak di Sumsel,” katanya.
Ia berharap dengan kegiatan penjaringan calon pengusaha pemula berbasis teknologi ini akan terjadi kesepahaman bersama semua stakeholder. (adi)











