Martapura, Sumselupdate.com – Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) yang sebelumnya sudah dinikmati oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten OKU Timur, pada 2019 akan berganti menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan menggunakan sistem E-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong).
Program ini sendiri telah disosialisasikan kepada KPM dan perangkat desa dalam Kabupaten OKU Timur beberapa waktu lalu. “Program sebelumnya berganti nama dari Rastra menjadi BPNT dengan sistem E-Warong. BPNT diluncurkan sebagai upaya menyalurkan bantuan pangan yang selama ini melalui program Raskin, agar lebih tepat sasaran, jumlah dan waktu,” jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKU Timur Juwairiyah SE MM melalui Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Saputra Agustin, S.Sos, Kamis (1/11/2018).
Dijelaskannya, melalui program BPNT diharapkan dapat memberikan keleluasaan penerima manfaat progam dalam memilih jenis, kualitas, harga dan tempat membeli bahan pangan. Program BPNT juga diharapkan dapat sekaligus meningkatkan ekonomi rakyat dengan memberdayakan ribuan kios/warung/toko yang ada sehingga dapat melayani transaksi secara elektronik melalui sistem perbankan. Dengan melalui sistem perbankan, penyaluran BPNT diharapkan juga dapat mendorong perilaku produktif masyarakat.
“Untuk KPM di Kabupaten OKU Timur saat ini berjumlah 33.261 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 20 Kecamatan. Kami dari Dinas Sosial sudah menyampaikan dan melakukan sosialisasi di semua Kecamatan mulai tanggal 28 Agustus hingga 26 September lalu. Jadi, InsyaAllah program ini sudah diketahui dan siap dilaksanakan tahun depan,” paparnya.
Selain telah memperkenalkan program ini ke perangkat desa dan KPM, Dinsos OKU Timur berharap melalui program BPNT dengan sistem E-Warong ini, dapat lebih tepat, cepat dan bermanfaat bagi KPM yang ada di OKU Timur.
“Jadi kedepan tidak ada lagi beras rastra, melainkan bantuan langsung ke rekening KPM setiap bulannya yang ditukar dengan bahan pokok berupa beras dan telor di E-Warong melalui mesin EDC yang sudah bekerjasama. Untuk OKU Timur jumlah E-Warong saat ini sebanyak 80 unit disebar di setiap kecamatan atau sekitar 4 unit per Kecamatan,” pungkasnya. (Mat)











