Palembang, sumselupdate.com — Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Bank Mandiri Area Palembang menggelar Sosialisasi Jasa Layanan Perbankan di Aula Lantai 12 Kantor Bank Mandiri, sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dan mendukung pemberdayaan ekonomi daerah, khususnya di tengah penyesuaian anggaran oleh Pemerintah Pusat.
Mewakili Bupati Banyuasin Askolani, Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Banyuasin dan Vice President Area Palembang Bank Mandiri, Stefan Anggana Putra pada 5 Mei 2025 lalu.
“Kerja sama tersebut mencakup pemanfaatan produk dan jasa perbankan, serta pemberdayaan ekonomi desa melalui BUMDes di Kabupaten Banyuasin bersama Bank Mandiri. Bank Mandiri juga telah berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,1 triliun kepada pelaku UMKM di Banyuasin. Penyaluran tersebut sejalan dengan program Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera yang berkelanjutan,” ujar Netta.
Ia menambahkan, di tengah dinamika ekonomi saat ini, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi kunci menghadirkan solusi pembiayaan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta, termasuk ASN di lingkungan Pemkab Banyuasin, mengenai berbagai layanan perbankan yang dapat menunjang tugas dan aktivitas mereka di lapangan.
Sementara itu, Stefan Anggana Putra menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada tahun 2026.
“Sebagai bentuk peran aktif dalam pembangunan daerah, Bank Mandiri juga melakukan pemetaan kebutuhan finansial ASN di Banyuasin melalui survei terhadap 1.400 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa 36 persen responden belum memiliki rumah dan 26 persen belum memiliki kendaraan. Sebanyak 60 persen responden menyatakan keinginan memiliki rumah, 69 persen ingin memiliki kendaraan, serta 40 persen mengharapkan penjelasan lebih lanjut terkait investasi,” jelasnya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah yang kuat harus ditopang oleh keberhasilan dan kesejahteraan para pegawainya. Oleh sebab itu, akses pembiayaan jangka pendek maupun jangka panjang menjadi fokus dukungan perbankan. Saat ini, terdapat empat jaringan layanan Bank Mandiri yang siap melayani masyarakat di Kabupaten Banyuasin.
Melalui kolaborasi yang terus terjalin, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Bank Mandiri optimistis pemanfaatan layanan perbankan dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banyuasin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKPSDM Banyuasin Izro Maita, Kepala Bappeda Rini Pratiwi, Kadisdikbud Banyuasin Yosi Zartini, Plt Sekdis Kominfo-SP Gusti, para camat, serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Banyuasin. (**)











