Mentok, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat melaksanakan rapat koordinasi forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kelompok Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit pada Jumat (25/4/2025).
Rapat ini digelar di Operasional Room 1 Sekretariat Daerah Bangka Barat dan dihadiri oleh sejumlah pengusaha sawit, Forkopimda Babar, dan pihak terkait lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Soleh mengatakan rapat ini sangat penting untuk membahas terkait keberlangsungan forum dan program CSR di Bangka Barat.
“Kita rapat forum CSR Bangka Barat. Kita undang teman-teman pengusaha khususnya yang bergerak di bidang perkebunan,” kata Soleh.
Soleh menjelaskan rapat ini mengacu pada Undang-Undang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT) yang mengatur tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) bagi perusahaan.
“Kenapa? sesuai dengan Undang Undang Nomor 40 ada kewajiban di bidang itu memberikan CSR kepada masyarakat,” jelas Soleh.
Dalam rapat ini, Pemkab Bangka Barat akan membuat perencanaan terkait penggunaan dana CSR yang paling tepat. Soleh menambahkan bahwa bidang kesehatan akan tetap menjadi prioritas bagi masyarakat Bangka Barat dalam program CSR ini. “Penting kita sampaikan itu untuk support di bidang kesehatan,” imbuhnya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Barat, Ahmad Nursyandi mengatakan forum CSR ini sudah dibentuk pada bulan Agustus 2024 dan sudah beberapa kali menggelar rapat dengan OPD dan perusahaan terkait lainnya.
“Harapan kami idealnya perusahaan-perusahaan ini lah yang nantinya akan menggaungi forum CSR,” tutup Sandi.











