Pembunuhan di Penginapan Pipit, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Mati

Kamis, 31 Maret 2016
Kamal ikut mendorong kereta jenazah ibunya di Ruang Pemulasaran Jenazah RSMH Palembang, Kamis (31/3).
Palembang, Sumselupdate.com – Kemal (15) yang tak lain putra sulung dari Arini (38) yang sebelumnya ditemukan tewas di Penginapan Pipit, agar Amiruddin (52) pelaku pembunuhan mendapat hukuman mati, Kamis (31/3).
“Saya tidak menyangka, ibu dibunuh suaminya. Saya cuma berharap hukum ditegakkan dan dia bunuh, hukuman yang harus diterima juga mati,” ujar Kemal, hasil perkawinan Arini dengan Sulaiman (40).
Sementara itu, Damrizal, paman korban mengaku tidak begitu mengenal pelaku. Karena korban juga bersifat tertutup. “Tidak banyak cerita. Dia juga baru satu tahun menikah dengan pelaku,” tuturnya.
Namun menurutnya selama ini pelaku tidak memiliki pekerjaan dan untuk kebutuhan hidup sehari-hari juga dipenuhi oleh korban yang bekerja di toko aksesori.
“Mungkin awalnya pelaku mengajak rujuk, tapi korban menolak, ditambah lagi katanya ada rasa cemburu. Kami berharap tersangka dapat hukuman setimpal,” harapnya.
Sebelumnya Amiruddin ditangkap aparat Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang, setelah dinyatakan menjadi pelaku pembunuhan terhadap Arini yang tak lain adalah mantan istrinya sendiri. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts