Pembangunan Terminal Intermoda Tunggu Penyerahan dari Pemkot Palembang

Direktur Prasarana Jalan Kemenhub RI, Risal Wasal

Palembang, Sumselupdate.com – Pembangunan dua terminal intermoda di metropolis, Terminal Alang – Alang Lebar dan Karyajaya diperkirakan bakal menelan biaya yang fantastis. Hanya saja pembangunannya masih menunggu penyerahan lahan dari Pemerintah Kota Palembang.

Direktur Prasarana Jalan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI, Risal Wasal mengatakan, perkiraan anggaran untuk pembangunan terminal intermoda ini,  dilihat dari pembangunan terminal intermoda yang sudah ada di contoh Sukabumi, dana yang dikeluarkan mencapai Rp600 miliar.

Di mana, lahannya di atas 2,5 hektar yang dibangun hotel, mall, dan di bawahnya terminal,

“Dengan lahan di terminal intermoda Palembang yang lebih luas dibanding yang ada di Sukabumi, artinya dana yang dibutuhkan untuk pembangunan bisa lebih dari itu,” katanya.

Pembangunan dua terminal intermoda yang ada Palembang memang bisa saja dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan swasta. Dari swasta yang bangun kementrian yang mendesain atau swasta yang desain dan bangun.

Walaupun begitu pemerintah bisa dapat manfaat lebih. Karena dalam perjanjian KBPU ada konstentuensi yang mesti dibayarkan investor kepada pemerintah, dan juga reveneu sharing dari pembagian pendapatan dari pengelolaan.

“KPBU-nya kerjasama konsesif per tahun, dan ini sudah kita lakukan di beberapa lokasi baik untuk terminal penumpang ataupun jembatan  timbangnya,” ucap Risal.

Melalui pembangunan terminal intermoda ini, lanjutnya, dapat meningkatkan pelayanan, dan nilai asset. Karena di terminal ini sudah dapat menampung angkutan massal, angkutan barang, angkutan sungai, dan serta dilengkapi dengan fasilitas lainnya.

“Meski akan dibangun dengan skema KPBU, tidak sepenuhnya dikelola swasta. Karena pengelolaan properti oleh swasta dan operasional tetap oleh pemerintah,” katanya.

Karena itu, pertemuan pihaknya dengan walikota Palembang kali ini membahas soal terminal Karyajaya dan Alang-Alang Lebar untuk diserahkan asetnya dari Pemkot Palembang ke Kemenhub. Setelah itu pembangunan baru dapat dilakukan.

“Dari hasil pertemuan dengan walikota Palembang mereka sudah siap. 2021 doakan saja pembangunan sudah bisa berjalan,” katanya. (iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.