Pembangunan Jalan Poros Batumarta Diduga Asal-asalan, Dewan Ini ‘Kesal’

Jumat, 19 Mei 2017
Kondisi jalan yang baru selesai dikerjakan mulai rusak.
Baturaja, Sumselupdate.com – Pembangunan jalan cor beton di kawasan jalan poros (jalan kabupaten) wilayah Batumarta kecamatan Lubuk Raja dari unit 1 sampai unit 16 jadi perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKU.
Ya, pasalnya baru beberapa bulan diperbaiki dengan cara dicor, jalan poros tersebut kini sudah mulai mengalami kerusakan. Akibatnya membuat Irsan Audi, anggota Komisi I DPRD OKU kebetulan dapil daerah itu, kesal.

“Sungguh mengecewakan jalan poros (jalan kabupaten) yang baru saja dibangun dengan anggaran tahun kemarin. Pengerjaannya baru berapa bulan ini selesai, tapi sudah mulai rusak,” ungkap Irsan Audi, anggota Komisi I DPRD OKU, sedikit kesal saat menyampaikan hal ini kepada Sumselupdate.com, Jumat (19/5/2017).Kata Irsan, di banyak titik, batu-batu split di jalan kabupaten itu sudah brodol alias nongol dari tempatnya.

Sehingga, bila dilalui kendaraan mobil ataupun motor terasa bergelombang-gelombang alias tidak rata sebagaimana jalan yang normal.

Read More

“Akhir-akhir ini jalan itu semakin terasa kurang enak dilalui. Batu-batu splitnya mulai brodol (nongol) disana sini. Sejak awal pengerjaannya seperti  di jalan poros batumarta I (sekitar blok B) dan di jalan poros sekitar desa Battu Winangun kualitasnya tidak sesuai harapan kita semua (rab),” ungkapnya.

Berbanding terbalik dengan kondisi salah satu jalan cor yang dikerjakan beberapa tahun sebelumnya, seperti di sekitar blok P desa Batu Raden, dimana menurut Irsan masih kokoh dan mulus.

Nah, kekecewaan ini menurut Irsan, sesungguhnya adalah kekecewaan masyarakat Batumarta. Dan itu disampaikan kepadanya sebagai wakil rakyat.

“Ya masyarakat sangat kecewa dan mengeluhkan kekecewaan itu kepada saya. Maka saya mohon perhatian dari dinas terkait agar dapat melihat kenyataan yang ada di lapangan,” imbuhnya.

Karena, lanjut Irsan, sangat disayangkan jika uang negara/ uang rakyat di habiskan dengan pekerjaan yang kurang bermutu.

Apalagi ketahui bahwa jalan Batumarta ini merupakan akses transportasi vital dan aktivitasnya cukup padat. Dalam artian bukan hanya jadi akses membawa hasil bumi atau karet saja. Melainkan menjadi akses keluar masuk masyarakat.

“Jadi hendaknya siapapun dia mitra pemerintah yang melaksanakan pekerjaan, adalah yang benar-benar berpengalaman dan profesional. Apalagi sebentar lagi akan ada lanjutan pekerjaan cor melalui anggaran tahun ini, kami berharap kualitasnya akan lebih baik. Masyarakat siap bekerjasama membantu dalam kelancaran pekerjaan jalan itu nanti,” tandasnya. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts