Pelatihan Korespondensi Bisnis Pada UKM Pempek UmiAbi Palembang

Tim PKM Penugasan Jurusan Adminstrasi Bisnis Polsri berfoto bersama dengan mitra.

Palembang, Sumselupdate.com – Dengan jasa surat, suatu organisasi dapat berhubungan dengan organisasi lain yang sangat jauh letaknya tanpa harus menghadirkan orangnya.

Dengan surat, seseorang baik selaku pribadi maupun wakil organisasi dapat bertindak dengan pasti karena di dalam surat dituliskan dengan jelas pedoman tentang tugas, hak, dan kewajiban seseorang.

Bacaan Lainnya

Penyampaian maksud melalui surat dari satu pihak kepada pihak lain dapat atas nama perseorangan (pribadi) dan dapat atas nama jabatan dalam suatu organisasi.

Berbagai macam bentuk surat-surat bisnis yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan swasta yang ada di Indonesia tergantung pada perusahaan tersebut dan kreativitasnya.

Suasana pelatihan yang digelar Tim PKM Penugasan Jurusan Adminstrasi Bisnis Polsri.

Bentuk surat-surat bisnis di Indonesia yang lazim digunakan sekarang adalah bentuk lurus penuh, bentuk lurus dan bentuk setengah lurus.

Salah satu usaha yang menggunakan surat menyurat dalam kegiatan bisnis adalah UKM Pempek UmiAbi Palembang.

UKM Pempek UmiAbi Palembang adalah suatu usaha yang bergerak dalam bidang pembuatan dan penjualan pempek dan beralamat di Jalan AKBP H Umar No 599 Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Pemilik UKM Pempek UmiAbi ini bernama Eka Yunalia.  UKM Pempek UmiAbi ini sudah memiliki izin Dinkes PIRT Nomor:  2021671011321-21 dan telah mendapat sertifikat halal dari MUI dengan Nomor: 22.03000679.99.18.

Beberapa masalah yang ada pada UKM UmiAbi antara lain masih kurangnya pengetahuan karyawan dalam hal pembuatan surat-menyurat bisnis dan masih kurangnya pengetahuan karyawan dalam hal pengetikan surat-surat bisnis.

Suasana pelatihan yang digelar Tim PKM Penugasan Jurusan Adminstrasi Bisnis Polsri.

Selama ini karyawan yang menangani bidang administrasi surat-menyurat (korespondensi) dalam pembuatan surat-surat bisnis (surat keluar) tidak mempunyai pedoman atau tidak berpatokan pada surat-surat bisnis yang lazim digunakan di Indonesia.

Karyawan UKM Pempek UmiAbi tidak mempunyai pengetahuan tentang bentuk-bentuk surat bisnis dan macam-macam surat bisnis.

Seharusnya karyawan UKM pempek UmiAbi Palembang ini terutama yang menangani bidang administrasi harus bisa mengkonsep dan mengetik surat bisnis dengan baik karena surat menunjukkan identitas/cermin/image dari suatu perusahaan.

Kemampuan karyawan dalam membuat surat bisnis yang baik akan mencerminkan bahwa UKM tersebut dikelola oleh tenaga professional.

Karyawan di UKM ini belum mengetahui bagaimana cara membuat/mengkonsep surat-surat bisnis dan cara pengetikan dari surat-surat bisnis tersebut.

Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan mereka tentang cara pembuatan surat-surat bisnis yang lazim digunakan di Indonesia.

Berdasarkan permasalahan di atas, maka pemilik UKM pempek Umi-Abi Palembang berusaha untuk meningkatkan keterampilan karyawannya melalui Pelatihan Korespondensi Bisnis yang dilaksanakan oleh Ibu Yusleli Herawati, SE, MM selaku ketua tim Pengabdian Penugasan Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri).

Pelatihan yang dilaksanakan ini diharapkan dapat membantu para karyawan di UKM Pempek UmiAbi ini untuk bekerja lebih professional terutama dalam bidang korespondensi bisnis.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) penugasan ini diikuti oleh tiga orang peserta yaitu  Pemilik UKM Pempek UmiAbi Palembang dan karyawan bagian administrasi yang berjumlah dua orang.

Berdasarkan wawancara dengan Pemilik UKM Pempek UmiAbi didapatkan informasi bahwa kapasitas produsi Pempek UmiAbi ini per hari 300 sampe 400 buah.

Selama masa pandemi Covid-19 ini proses produksi hanya dilakukan tiga kali seminggu tetapi sebelum pandemi setiap hari mereka memproduksi 400 buah pempek dan dijual dengan harga Rp2.500.

Untuk penyimpanan pempek yang sudah diproduksi dilakukan dalam bentuk frozen dan disimpan di lemari pendingin, apabila konsumen ingin membeli atau makan di tempat mama pempek tersebut baru diproses dengan cara dikukus atau digoreng.

Suasana pelatihan yang digelar Tim PKM Penugasan Jurusan Adminstrasi Bisnis Polsri.

Untuk pempek yang di-frozen dibungkus dalam plastik dan dipress dengan jumlah pempek rata-rata 25 sampai dengan 30 pempek atau tergantung pesanan dengan variasi produk berupa pempek adaan, pempek telur kecil, pempek lenjer kecil, pempek kulit dan lain-lain.

Bahan baku cuka berupa gula merah berasal dari Lubuk Linggau. Selain melayani untuk pembelian di tempat.

Pempek UmiAbi juga melayani pengiriman ke luar daerah, mereka menggunakan reseller dengan minimal pemesanan 500 buah.

Pempek UmiAbi baru melayani pengiriman pempek ke daerah Mormot di Jakarta, BSD, Pempek Bikcik dan Pempek Eci di Pamulang. Jasa pengiriman paket pempek menggunakan Bis Kramatjati dengan biaya angkut Rp5.000,00/Kg.

Sedangkan untuk jasa pengiriman menggunakan mobil truk dingin koli Luwie Gajah Bandung dengan biaya 1 koli Rp 100.000,00 digunakan untuk memasarkan paket sampai ke Bali. (**)

Program Pengabdian Kepala Masyarakat (PKM) Penugasan Jurusan Adminstrasi Bisnis Politeknik Negeri Sriwijaya

  1. Yusleli Herawati, SE, MM
  2. Dr Hadi Jauhari, SE, MSi
  3. Dra Elvia Zahara, MM
  4. Titi Andriyani, SE, MSi
  5. Ummasyroh, SE, MEd M
Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.