Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Palembang memberikan penghargaan kepada pelaku dan pemerhati seni dengan harapan agar mereka dapat terus menjaga kearifan lokal.
Hal itu disampaikan Pj Walikota Palembang Akhmad Najib saat diwawancarai usai acara pemberian penghargaan kepada pelaku dan pemerhati seni yang berprestasi di Kota Palembang di Grand Atyasa, Rabu (28/8/2018).
Najib mengatakan, pemberian penghargaan ini untuk memotivasi anak-anak muda dan komunitas seni budaya mengembangkan dirinya. Sehingga generasi muda itu tidak hanya berprestasi di bidang olahraga dan politik saja, tapi juga berprestasi di bidang seni.
“Pelaku dan pemerhati seni ini harus diperhatikan, didukung dengan anggaran dan tempat. Tujuannya agar kearifan lokal tidak hilang mulai dari seni suara, tari dan lainnya. Jadi tidak hanya yang tua saja melestarikan seni, tapi juga yang muda. Saya dukung penuh, Pemkot akan mendorong dari sisi anggaran jangan terbatas,” bebernya.
Ketika disinggung promosi kebudayaan pada even Asian Games, Najib menuturkan, promosi culture even dengan mengenalkan budaya Sumsel dan Palembang.
Misalnya memperkenalkan tari gending Sriwijaya. “Seniman-seniman ini silakan terus berkembang. Jangan berhenti berkarya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sudirman Teguh menambahkan, pengharagaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi kepada seniman.
“Seniman ini banyak berkarya. Oleh sebab itu, tahun ini kita beri penghargaan agar mereka bersemangat,” bebernya.
Menurut Sudirman, anggaran di Dinas Kebudayaan memang terbatas. Tapi tahun depan akan diberikan anggaran yang berimbang.
“Budaya ini adalah peradaban, oleh sebab itu harus dilestarikan. Inilah cita-cita Dinas Kebudayaan. Diantaranyae dengan mempromosikan tari sambut Gending Sriwijaya, tari Tanggai dan lainnya yang menggambarkan Kesultanan Palembang 1335 tahun lalu. Insya Allah, tahun depan katergorinya ditambah sesuai prestasi bidangnya,” pungkasnya. (syd)











