Saat ini, kata dia, wacana itu masih dilakukan analisa oleh pihak PDAM dan Pemerintah dan pihak-pihak terkait. Tujuan dari wacana tersebut untuk menstabilkan dan mengembangkan oprasional.
“Berapa besaran kenaikannya kita belum tahu bakal naik berapa persen. Sebab ini masih dianalisa,” jelasnya.
Di samping itu ia mengakui, masyarakat memang masih ada yang menunggak bayar. Hingga saat ini pihaknya juga sudah melakukan pencabutan meteran bagi pelanggan yang nunggak bayar selama tiga bulan lebih. Bahkan yang dicabut meteran pelanggan yang menunggak bayar, jumlahnya mencapai ratusan.
Disinggung dengan masih adanya pelanggan yang menunggak bayar, sementara PDAM memiliki wacana menaikkan tarif PDAM, akan berdampak pada tunggakan pelanggan akan lebih besar, kata Asril karena itulah salah satu alasan mereka masih melakukan analisa.
“Namun kita yakin dan mengajak masyarakat sadar akan kewajiban. Sebab tujuan tidak lain untuk meningkatkan kinerja, pelayanan dan operasional PDAM. Alhamduillah sampai sekarang kita terus memperbaiki kinerja,” tegasnya.











