Palembang, Sumselupdate.com – Sepasang suami istri di Palembang ditangkap anggota Unit Jatanras Polda Sumsel setelah terekam kamera CCTV mencuri sepeda motor di kawasan Sukarami, Kota Palembang. Aksi keduanya sempat viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi di halaman parkir toko MM Agung, Jalan AMD, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, pada Minggu (23/3/2025) sekitar pukul 11.50 WIB. Saat kejadian, korban berinisial S (25) tengah berbelanja di dalam toko. Namun, ketika keluar, sepeda motor Honda Beat warna magenta miliknya yang diparkir di depan ruko sudah raib.
Dari rekaman CCTV terlihat dua pelaku, yang belakangan diketahui merupakan pasangan suami istri, menggunakan kunci palsu untuk merusak kunci kontak sebelum membawa kabur motor. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp16 juta.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel AKBP Tri Wahyudi, S.H. mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan intensif setelah menerima laporan korban. Identitas kedua pelaku berhasil diketahui, hingga akhirnya dilakukan penangkapan.
“Dua pelaku berinisial B (38) dan N (25) kami amankan di wilayah Banyuasin. Mereka merupakan pasangan suami istri yang telah beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor di kawasan Palembang dan sekitarnya,” ungkap AKBP Tri Wahyudi, Minggu (11/11/2025).
Penangkapan dilakukan pada Kamis (6/11/2025) di Dusun Talang Andong, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin. Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV, sebuah helm merah kombinasi hitam, dan jaket abu-abu yang digunakan saat beraksi.
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun, SIK menegaskan, penangkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat II Musi 2025.
“Penangkapan kedua pelaku ini hasil kerja keras anggota di lapangan yang sigap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat,” ujar Kombes Pol Johannes Bangun.
Kedua tersangka kini telah dibawa ke Unit 4 Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mengembangkan penyelidikan guna memastikan apakah keduanya tergabung dalam jaringan curanmor lain di wilayah Sumatera Selatan.
(**)
Bantu Kami untuk Berkembang
Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!











