Pasca-Putusnya Jembatan Pematang Panggang di Mesuji, Pemerintah Bangun Jembatan Darurat

Jumat, 21 Juni 2019
Petugas Balai Besar Wilayah Lampung bersama Pemkab Mesuji Lampung dan Pemkab OKI, dan Pemprov Sumsel berfoto bersama di lokasi Jembatan Pematangan Panggang dan jembatan darurat yang dibangun sementara, Kamis (20/6/2019).

Kayuagung, Sumselupdate.com – Pasca-putusnya Jembatan Pematang Panggang yang ada di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), beberapa hari lalu, Balai Besar Wilayah Lampung bersama Pemkab Mesuji Lampung dan Pemkab OKI, Pemprov Sumsel serta masyarakat setempat membangun jembatan darurat.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) OKI, Antonio Ramadan MSi ketika dikonfirmasi Sumselupdate.com Kamis (20/6/2019), mengatakan pihaknya baru saja turun ke lokasi dan melihat secara dekat kondisi terakhir Jembatan Pematang Panggang yang putus.

Read More

 

Wakil Bupati OKI, Dja’far Shodiq, Sekda OKI, Dinas Kominfo, Pol PP, dan unsur Tripika di Kecamatan Mesuji lainnya meninjau proses perbaikan Jembatan Pematang Panggang, Kamis (20/6/2019).

 

Saat ini menurut dia, bersama pihak terkait sudah membangun jembatan darurat guna memperlancar arus kendaraan sepanjang proses perbaikan Jembatan Pematang Panggang dilakukan.

“Dalam kegiatan tersebut kami hanya mendampingi Bapak Wakil Bupati OKI, Dja’far Shodiq, Sekda OKI, Dinas Kominfo, Pol PP, dan unsur Tripika di Kecamatan Mesuji lainnya,” terang pria yang akrab disapa Anton ini.

Dia menjelaskan, jembatan darurat ini hanya dapat dilintasi oleh kendaraan pribadi saja baik mobil maupun sepeda motor.

“Kita berharap dengan adanya jembatan darurat ini, akses masyarakat yang ingin ke Lampung-Sumsel dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Wakil Bupati OKI, Dja’far Shodiq, Sekda OKI, Dinas Kominfo, Pol PP, dan unsur Tripika di Kecamatan Mesuji lainnya meninjau proses pembangunan jembatan darurat, Kamis (20/6/2019).

 

Antonio Ramadan juga mengimbau kepada pengendara khususnya bermuatan tonase tinggi atau mobil besar lainnya untuk sementara tidak melintas Jalan Lintas Timur (Jalintim) dan dipersilahkan melintas di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng).

“Kepada pengendara untuk tidak saling mendahului dengan tertib berlalu lintas sehingga tidak terjadi kemacetan seperti yang terjadi tiga hari terakhir ini,” tukasnya. (ban)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts