Palembang, Sumselupdate.com – Petugas Imigrasi Kelas 1 Palembang mengamankan 19 warga negara asing (WNA) asal Bangladesh.
Belasan warga negara asing tersebut diamankan pasca terjadi kecelakaan yang dialami sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dari Solo menuju Medan, Sumatera Utara, Rabu (21/12/2016) sekitar pukul 13.00.
Hingga saat ini ke 19 WNA asal Bangladesh tersebut masih diamankan dan berada di ruangan detensi atau ruang tahanan khusus para imigrasi.
Di dalam ruang tahanan, WNA yang usianya rata-rata masih produktif ini pun hanya bisa tidur dan berbincang satu sama laint.
Dikonfirmasi tentang hal tersebut, Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Imigrasi Kelas 1 Palembang, Jompang, Kamis (22/12/2016) membenarkan telah mengamankan 19 WNA asal Bangladesh.
“19 WNA ini kita dapatkan dari kecelakaan yang terjadi di Banyuasin. Mereka ditempatkan di dalam dua ruangan yang dilengkapi kasur serta tas bawaan dari para WNA tersebut,” katanya
Ia mengatakan, 19 WNA ini memiliki pasport namun tak ada tujuan jelas ke mana akan pergi.
Sehingga usai mengalami kecelakaan tunggal tersebut, WNA tersebut dibawa ke kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang sekitar pukul 19.30. tadi malam.
“Usai dapat informasi tersebut, kita langsung bawa mereka dari Banyuasin sekitar pukul 16.30 sampai di sini (kantor Imigrasi –red) pukul 19.30 malam,” jelas dia.
Pihaknya pun juga sudah mengamankan pasport milik WNA tersebut, namun tak dilengkapi dengan tujuan para WNA ini mau kemana.
Berdasarkan paspor, para WNA ini masuk melalui bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 20 Desember 2016.
Meski mengantungi izin bebas tinggal wisata akan tetapi WNA ini tak memiliki tujuan jelas mau kemana.
“Kita belum dapat pastikan mereka ini mau kemana dan tujuannya apa, karena kita kesulitan bahasa.Tak ada satu pun dari mereka yang bisa berbahasa inggris,” ungkap dia.
Namun pihaknya saat ini akan terus menginterograsi 19 WNA ini untuk mengali informasi yang akurat dari para WNA tersebut.
“Kita akan proses penahanan selama 30 hari hal itu sesuai SOP yang berlaku,” tuturnya.
Seperti yang diketahui, ke 19 WNA asal Bangladesh ini mengalami kecelakaan tunggal terperosok ke dalam sungai di tepi Jalan Lintas Timur Desa Pangkalan Panji, Banyuasin, Rabu (21/12/2016) sekitar pukul 13.00.
Akibat kecelakan itu, tiga penumpang yang dua merupakan warga Banglades mengalami luka serius.
Sedangkan empat penumpang lainnya mengalami ruka ringan. Mereka langsung dibawa ke RSUD Banyuasin untuk dilakukan perawatan. Kecelakaan tunggal tersebut diduga kuat sopir mengantuk. (adi)











