Palembang, Sumselupdate.com –Sumatera Selatan patut berbangga karena mendapat kepercayaan pertama di Indonesia sebagai penyelenggara kegiatan Diklat Manajemen Pasar.
Diklat itu sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pasar tradisional yang bersih.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Selatan, Permana, Senin (4/4), mengatakan, kegiatan yang akan dilaksanakan selama lima hari ke depan adalah upaya meningkatkan kemampuan daya kelola bagi aparatur terhadap pasar tradisional.
Ada beberapa hal yang akan dicapai dari kegiatan tersebut adalah meningkatkan persaingan sehat terhadap pengelolaan pasar, peningkatan kemampuan aparatur perdagangan dalam negeri, dan yang terpenting di masa mendatang adalah meningkatkan kemampuan para pedagang tradisional.
“Ini merupakan keseriusan menindaklanjuti instruksi bapak Presiden Joko Widodo yang memprogramkan 5.000 pasar d itahun ke-2 ini kita harapkan bisa terwujud,” jelasnya.
Selanjutnya tujuan dari kegiatan ini, adalah menyampaikan dan menyamakan pemahaman masalah pengelolaan pasar tradisional yang bersih serta berdaya saing. Sehingga pasar tradisional bisa diminati dan menjadi pilihan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kabid Diklat Pegawai Kementerian Perdagangan, Erfi Herdiyanti menyebutkan, hal dilaksanakan untuk merealisasikan instruksi Presiden untuk menggalakkan pasar tradisional yang bersih, sehat serta diminati oleh masyarakat sebagai alternatif selain pasar modern.
“Selama ini pasar tradisional terkesan sulit dan tidak bersih, lalu sudah diatur, sehingga dengan program ini secara perlahan kita akan benahi sedikit demi sedikit,” urainya.
Saat ini program pembenahan akan dilakukan dengan dua tahapan, tahapan aparatur dan tahapan non aparatur sehingga pada akhirnya akan sejalan untuk sama-sama melakukan perbaikan sesuai harapan.
” Program ini akan kita lakukan secara bertahap di seluruh privinsi terutama untuk aparaturnya,” tegasnya (adi)











