Panen Raya, Bupati OKI Pasang Target Produksi Padi 1,3 Juta Ton Tahun 2020, Ini Hitung-hitungannya

Kamis, 29 Agustus 2019
Bupati OKI, Iskandar, SE memaparkann target produksi padi di hadapan Menteri Pertanian Andi Amran didamping Gubernur Sumsel H Herman Deru saat melakukan kegiatan bersama panen raya di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI, Rabu (28/8/2019).

Kayuagung, Sumselupdate.com – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar, SE bersama Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kegiatan bersama panen raya di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI, Rabu (28/8/2019).

Pada kesempatan tersebut, Bupati OKI, H Iskandar, SE mengatakan, Pemkab OKI menargetkan peningkatan produksi padi sebanyak 1,3 juta ton di tahun 2020.

Read More

Untuk itu, kata dia, pihaknya menyatakan akan mengerahkan segenap jajarannya untuk mengoptimalkan
potensi agraris di daerah ini.

“Kami punya lahan mencapai 129 ribu hektar yang bisa dikembangkan menjadi 150 ribu hektar dengan peningkatan produksi yang ada, kami optimis bisa capai target 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG),” ujar Iskandar pada acara panen raya program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI.

Iskandar merinci peningkatan produksi di OKI selama lima lima tahun terakhir mencapai 540 ribu ton.

“Berkat dukungan Pak Menteri produksi padi terus meningkat dari 350 ribu ton GKG pada 2014, data terakhir produksi sudah 890 ribu ton di 2018,” katanya.

Untuk mempercepat produksi padi, OKI tengah mengoptimalkan lahan rawa lebak melalui program serasi diantaranya seluas 740 hektar di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Jejawi.

“Di sini ada hamparan 740 hektar rawa lebak yang siap disulap jadi lahan pertanian, kami mohon dukungan Pak Menteri,” harap Iskandar.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru menginginkan Provinsi Sumsel mampu meningkatkan rangking sebagai daerah penghasil pangan.

“Kita mampu menyalip tiga provinsi dalam peningkatan produksi padi dari 8 besar sekarang 5 besar 2021. Melihat potensi 200 ribu hektar lahan pertanian di Sumsel kita bisa rangking 1,” kata mantan Bupati OKU Timur
dua periode ini.

Menurut Herman Deru, target 1 juta ton untuk OKI bukan hal sulit melihat potensi lahan dan kinerja pertanian di OKI. “Kalau 1 juta ton itu saya yakin Pak Bupati bisa apalagi lihat semangat petani di sini,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan Kementan tengah mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa pasang surut dan lahan lebak guna menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.‎

Andi Amran menjelaskan, proyek rawa garapan ini difokuskan di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

“Hitung-hitungannya kalau melihat potensi yang ada, 1 juta ton itu target yang mudah. Saya minta Pak Bupati tambah jadi 1,3 ton,” kata Andi Amran.

Untuk mencapai target tersebut, menurutnya Kementan siap membantu dengan menambah alat pertanian.

“Sampai hari ini ada 1.700 alat yang sudah dibantukan. Kali ini saya tambah lagi 20 unit excavator tapi 2 bulan saya minta sudah capai target,” papar Menteri.

Amran menjelaskan, melalui  program Serasi Kementan ingin mengoptimalkan lahan rawa untuk diubah menjadi areal pertanian.

Sebanyak 33,40 juta hektar lahan rawa di Indonesia dapat diubah menjadi areal pertanian strategis.

“Melalui program Serasi kita ingin menekan kebakaran, mensejahterakan petani, memanfaatkan teknologi serta membangunkan lahan tidur,” tukasnya (ban)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts